Cara Perawatan Berkala Kendaraan Agar Tidak Mogok Di Jalan





Berbagai macam latar belakang akan mendasari seseorang untuk memiliki kendaraan. Salah satunya ialah kebutuhan alat transportasi guna menunjang aktivitas harian, bekerja, wisata, dan sebagainya.

Tentu akan sangat menjengkelkan apabila terjadi suatu masalah terhadap komponen kendaraan padahal posisinya sedang sangat dibutuhkan. Dengan melakukan perawatan berkala pada kendaraan merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan ketika kendaraan sedang digunakan.

Cara Perawatan Berkala Kendaraan Agar Tidak Mogok Di Jalan
Ketika kita membeli mobil baru, biasanya pengguna akan mendapatkan buku panduan service dan juga service record sebagai pegangan untuk perawatan berkala kendaraan. Dengan memberikan panduan service berkala, pabrikan mobil bertujuan agar mobil tetap terjaga kualitas maupun kesehatannya sehingga memberi kepuasan kepada pemilik kendaraan.

Lantas, bagaimana jika kita membeli mobil dalam kondisi bekas? Ada baiknya tanyakan pula mengenai buku petunjuk atau panduan service sebagai acuan dalam melakukan perbaikan maupun perawatan berkala.

Service harus dilakukan secara berkala, jangan sampai lewat dari jadwal atau panduan yang telah tertera pada buku panduan service.

Baca juga: Begini Cara Merawat Cat Body Mobil Agar Selalu Tampak Baru

Jangan sampai nantinya kita melakukan service ketika mobil sudah dalam kondisi rusak. Tentu saja biaya akan dikeluarkan akan lebih besar apabila kita tidak mengantisipasinya dengan melakukan perawatan kendaraan secara berkala.


Panduan Service Berkala Pada Mobil Pribadi

Berikut ini kami akan bagikan panduan mengenai kapan waktunya tiba mobil perlu disservice. Panduan service ini dapat diterapkan pada semua merek mobil secara umum.

Perbedaan mungkin terletak pada biaya service yang bisa berbeda-beda tergantung jenis, merek, dan harga suku cadang yang tersedia untuk mobil tersebut. Panduan service biasanya mengikuti jumlah jarah tempuh (kilometer) yang tertera, atau boleh juga didasarkan pada jangka waktu pemakaian yang biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali. Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak pada keterangan berikut ini!


1. Perawatan Mobil Pada 1000 KM Pertama

Perawatan berkala pada 1000 kilometer pertama pada mobil baru bisa dibilang sebagai service ringan, sebab hampir tidak ada onderdil yang perlu diganti. Kecuali bila terjadi anomali kesalahan produk atau cara pemakaian yang dilakukan.

Pada service 1000 km biasanya mekanik akan melakukan “general check up” dan menanyakan apakah ada keluhan yang dialami oleh pengguna.

Check yang dilakukan mencakup body, emisi gas buang, oli mesin, minyak rem, kopling, chasis, sistem pendingin mesin, dan juga power steering.


2. Perawatan Mobil Pada Kilometer 10 Ribu

Penggantian spare part atau onderdil biasanya mulai dilakukan pada masa perawatan mobil di kilometer 10 ribu. Bila tidak ada keluhan lain, penggantian umumnya dilakukan pada oli mesin, dan filter oli.


3. Perawatan Mobil Pada Kilometer 20 Ribu dan 30 Ribu

Perawatan mobil pada kilometer 20 ribu, biasanya dilakukan penggantian berupa oli mesin, filter oli, busi, kampas rem, hingga filter AC.

Sedangkan untuk perawatan mobil pada kilometer 30 ribu biasanya hampir sama dengan service di kilometer 10 ribu, yaitu mencakup penggantian oli mesin serta filter oli.


4. Perawatan Mobil Pada Kilometer 40 ribu

Ketika mobil telah mencapai jarak tempuh 40 ribu kilometer, maka perlu dilakukan service besar. Diperlukan penggantian terhadap banyak komponen pada mobil, mulai dari oli mesin, filter oli, filter AC, filter udara, fan belt, pembersih rem (untuk mobil dengan sistem intake cleaner), kampas rem, minyak rem, evaporator, bearing roda, hingga tie rod.

Setelah service besar ini selanjutnya hanya pemilik kendaraan hanya akan melakukan service berkala kembali pada per 10 ribu kilometer jarak tempuh, seperti pada siklus sebelumnya.


5. Perawatan Mobil Pada Kilometer 80 Ribu atau Kelipatan 40 Ribu

Perawatan mobil pada jarak tempuh 80 ribu ini merupaka service besar kedua. Jadi, service besar pada mobil perlu dilakukan di setiap kelipatan 40 ribu kilometer. Pada kilometer ini, penggantian yang dilakukan biasanya hampir sama dengan pada service di 40 ribu kilometer.

Penggantian juga perlu dilakukan pada oli transmisi, pengecekan atau penggantian kampas kopling bila diperlukan. Kampas kopling umumnya memang perlu diganti di setiap kilometer 80 ribu.


Itulah panduan mengenai service berkala yang perlu dilakukan pemilik kendaraan. Pemakaian kendaraan yang tidak lazim tentu akan membutuhkan perawatan kendaraan yang berbeda. Misalnya, jika pemiliki tinggal di daerah pegunungan dengan jalan berbatu atau jalan naik-turun yang terjal, atau pemakaian kendaraan di daerah yang sering terjadi kemacetan, maka perawatan kendaraan yang dilakukan harus lebih sering dibandingkan biasanya.


Beberapa Keuntungan Melakukan Perawatan Kendaraan Secara Berkala

Dengan melakukan perawatan kendaraan secara berkala, ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan oleh pemilik mobil, antara lain:

1. Kondisi mobil akan selalu dalam performa maksimal ketika dibutuhkan.
2. Kenyamanan dan keamanan berkendara akan lebih terjamin.
3. Mengantisipasi beban biaya yang lebih besar apabila terjadi kerusakan pada komponen yang harus diganti karena perawatan yang baik.
4. Menghindari risiko terjadinya mogok ketika diperjalanan.
5. Usia kendaraan akan menjadi lebih awet dan tahan lama.
6. Bagi mobil baru perawatan kendaraan secara berkala adalah syarat mutlak dalam klaim garansi.
7. Lebih tertib dalam mematuhi peraturan ataupun Undang-undang lalu lintas yang berlaku mengenai kelayakan kendaraan.

Baca juga: Cara Pemanfaatan Mobil Pick UP Untuk Keperluan Usaha

Itulah sejumlah manfaat yang bisa kita dapatkan bila melakukan perawatan kendaraan secara berkala, semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi para pemilik kendaraan.



0 Response to "Cara Perawatan Berkala Kendaraan Agar Tidak Mogok Di Jalan"