Kamis, 05 April 2018

Tips Naik Sepeda Motor Bagi Wanita dan Ibu-ibu

Yoadit.com - Hampir di semua kalangan masyarakat telah menjadikan sepeda motor sebagai kendaraan utama. Apalagi bila melihat berbagai kelebihan yang bisa diperoleh dari jenis kendaraan satu ini, lebih cepat, hemat, bebas macet, dan lebih mudah untuk lewat di jalan atau gang yang sempit.

Tips Berkendara Sepeda Motor Bagi Wanita dan Ibu-ibu
via sidomi.com
Tidak hanya para pria, tapi juga wanita, mulai dari pelajar, mahasiwa, karyawan, kurir, bahkan ibu-ibu ke pasar pun lebih senang naik motor ketimbang jenis kendaraan lainnya.

Nah, bagi wanita dan ibu-ibu ada baiknya memperhatikan beberapa tips mengendarai sepeda motor yang akan kami bagikan berikut ini! Tentunya, demi keamanan serta keselamatan Anda para wanita dan ibu-ibu saat berkendara sepeda motor. Apa saja tipsnya? Simak ulasan kami berikut ini!

Baca juga: 4 Faktor Utama yang Harus Diperhatikan Dalam Penyelenggaraan Berlalu Lintas

1. Bawa SIM C dan STNK

Anda harus memiliki SIM C sebagai syarat utama berkendara sepeda motor, baik pria, wanita, ibu-ibu, kakek, dan juga nenek-nenek.

Jangan sepelekan hal yang satu ini, meskipun tujuan Anda hanya sekitar komplek atau ke pasar. SIM C merupakan syarat wajib bagi siapapun yang hendak bepergian menggunakan sepeda motor.

Surat kelengkapan lainnya yang perlu dibawa saat berkendara adalah STNK. Jangan sampai Anda terkena tilang saat ada razia kepolisian karena tidak memiliki atau tidak membawa STNK.

Tidak memiliki, tidak membawa, atau tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK merupakan pelanggaran dalam peraturan lalu lintas.

2. Pakai Helm SNI

Pakailah helm kemana pun Anda akan bepergian mengendarai sepeda motor, bahkan bila posisi Anda adalah pembonceng. Helm merupakan perlengkapan wajib yang harus dikenakan oleh siapapun yang hendak mengendarai sepeda motor.

Memakai helm akan melindungi bagian kepala Anda dari benturan apabila terjadi suatu kecelakaan yang menimpa diri Anda. Kita tidak pernah tahu kapan sesuatu hal yang buruk dapat menimpa diri kita. Seperti pepatah mengatakan, “Mujur tak dapat ditebak, malang tak dapat ditolak.”

Selain itu, helm juga berfungsi melindungi area wajah termasuk mata agar tidak ‘kelilipan’ dan mengganggu pandangan. Hal ini tentu bisa berbahaya bagi keselamatan Anda saat mengendarai sepeda motor.

Kenakanlah helm SNI, karena sudah teruji kualitasnya dan membuat Anda lebih ‘safety’. Pastikan kaca helm dalam keadaan bersih agar tidak mengganggu pandangan.

Dan juga jangan lupa untuk mengkaitkan tali helm dengan benar, sehingga helm tidak mudah lepas diterpa angin atau lepas akibat Anda terjatuh dari kendaraan.

3. Taatilah Rambu-rambu Lalu Lintas

Menaati rambu lalu lintas bukan semata-mata karena takut ditilang Polisi, tapi juga demi keselamatan Anda saat berkendara. Adanya rambu lalu lintas berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah, dan petunjuk yang akan memandu Anda selama dalam perjalanan agar selamat sampai tujuan.

Jadi, jangan sekali-kali melanggar rambu lalu lintas saat di jalan karena dapat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Terkadang, meski kita sudah sangat ‘hati-hati’, orang lain pun belum tentu ‘hati-hati’.

Oleh karena itu, dengan mematuhi rambu lalu lintas akan mengurangi risiko Anda mengalami kecelakaan saat di jalan.

4. Pastikan Motor Dalam Kondisi Baik

Cek kondisi motor Anda sebelum berangkat. Bagi wanita dan ibu-ibu mungkin cukup mengecek hal yang ringan-ringan saja, seperti kondisi ban depan-belakang, klakson, lampu, serta rem depan maupun rem belakang motor.

Pastikan semua hal di atas dalam kondisi baik agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan saat Anda mengendarai motor di jalan.

5. Jangan Menggunakan Handphone Saat Berkendara

Hindari penggunaan handphone saat berkendara, karena akan membuyarkan konsentrasi dan membahayakan keselamatan Anda juga pengendara lainnya.

Gunakan earphone saat melakukan panggilan telepon, bila perlu menepilah dan berhenti dahulu saat ingin menggunakan handphone agar lebih aman.

6. Konsentrasi Tapi Tetap Rileks

Saat berkendara, konsentrasi merupakan hal yang penting untuk selalu dijaga. Jangan terlalu banyak pikiran, melamun, atau menghayal. Hilang konsentrasi akan sangat berbahaya bagi keselamatan Anda. Bila mengantuk sebaiknya jangan berkendara, istirahatlah sejenak sampai kantuk Anda hilang.

Berkendara sepeda motor juga jangan terlalu kaku, rileks saja. Saat naik motor, Anda juga butuh fleksibilitas agar lebih nyaman dan aman saat berkendara.

7. Kenakan Pakaian yang Nyaman dan Aman

Penggunaan pakaian juga menjadi hal penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum berkendara dengan sepeda motor. Kenakanlah pakaian yang nyaman, dan aman untuk Anda berkendara.

Hindari penggunaan pakaian yang menjuntai panjang karena bisa berbahaya. Bila posisi Anda membonceng, pastikan lampu rem dan sein (sign) tidak tertutup oleh gaun atau pakaian Anda.

Jangan mengenakan pakaian terlalu seksi, karena dapat berbahaya bagi keamanan Anda dan juga pengendara lainnya.

Penggunaan pakaian yang terlalu seksi akan membuat pengendara lain jadi sulit berkonsentrasi saat mengemudi. Lagipula, mengumbar aurat malah akan merendahkan martabat Anda sebagai wanita.

Disarankan untuk menggunakan jaket saat berkendara dengan sepeda motor. Jaket akan melindungi kulit Anda dari sengatan matahari, dan juga untuk menjaga kesehatan Anda. Terpaan angin saat naik motor dapat membuat Anda mudah terserang penyakit.

8. Kenakan Sepatu Beralas Datar (Flat Shoes)

Sepatu high heels akan membuat Anda kurang nyaman saat berkendara. Terutama bila Anda mengendarai jenis motor bebek atau sport. Sebaiknya kenakan flat shoes saat naik motor.

9. Hindari Memakai Perhiasan Berlebihan

Saat naik motor, sebaiknya jangan mengenakan perhiasan seperti gelang atau kalung terlalu berlebihan. Hal ini akan membuat Anda menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan.

10. Gunakan Masker dan Sarung Tangan

Penggunaan masker akan melindungi Anda dari debu di jalanan yang bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan. Selain itu, masker juga akan melindungi kulit wajah Anda agar tidak terlihat kusam. Gunakan juga sarung tangan dan kaus kaki, agar kulit Anda terlindungi dari sengatan matahari.

11. Hindari Banyak Mengobrol Saat di Jalan

Bagi Anda yang naik motor berboncengan, sebaiknya hindari banyak mengobrol dengan teman. Hal ini akan membuat Anda kehilangan konsentrasi saat berkendara, dan sangat membahayakan keselamatan.

12. Jangan Berboncengan Lebih Dari Satu Orang

Sepeda motor hanya boleh dinaiki oleh 2 orang, satu orang pengendara dan satu orang yang membonceng. Naik motor lebih dari 2 orang adalah pelanggaran lalu lintas, dan Anda bisa kena tilang petugas. Lebih aman dan nyaman bila motor hanya dinaiki oleh 2 orang saja.

13. Gunakan Lajur Kiri Bila Ingin Berkendara Dengan Pelan

Bagi wanita dan ibu-ibu yang ingin naik motor dengan pelan, ada baiknya berada di lajur sebelah kiri. Laju kendaraan lain akan terhalang bila Anda berada di tengah atau sebelah kanan namun melaju dengan pelan.

Gunakan lampu sein saat akan berbelok kiri ataupun kanan. Selalu perhatikan juga lampu sein motor Anda apakah masih menyala atau tidak, jangan biarkan sein tetap menyala padahal Anda berjalan mengarah lurus.

Terkadang ada juga ibu-ibu yang kurang memperhatikan lampu sein motornya, ingin belok kiri tapi lampu sein yang menyala sebelah kanan. Hal ini tentu sangat membahayakan dan akan membingungkan pengendara lain.

14. Tidak Usah Ngebut

Berkendaralah dengan santai, tidak usah kebut-kebutan, dan salip-menyalip. Pastikan kondisi jalan benar-benar aman saat ingin menyalip. Tetap perhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan juga kepentingan bersama saat berkendara di jalan.

Bila ada mobil yang berhenti tiba-tiba di depan Anda. Jangan asal maju menyalip dari sebelah kiri atau kanan. Siapa tahu mobil mogok, atau ada orang yang sedang menyeberang jalan.

15. Hindari Berhenti Tepat di Belakang Bus atau Truk

Bila kondisi macet atau sedang berada di lampu merah, sebaiknya hindari berhenti tepat di belakang bus atau truk. Apalagi bila di depan Anda adalah truk pengangkut pasir dengan knalpot berasap tebal, hal ini akan membuat mata Anda perih atau kelilipan terkena debu dari kendaraan besar tersebut.

16. Hindari Naik Motor di Malam Hari

Bagi wanita dan ibu-ibu, sebaiknya jangan berkendara sepeda motor saat malam hari. Risikonya lebih besar bagi keselamatan dan keamanan diri Anda.

Bagaimana bila Anda sedang lewat jalan yang sepi, lalu ban motor Anda bocor? Tentu akan sangat menyusahkan. Belum lagi bila kondisi jalan berlubang, akan sangat sulit bagi Anda naik motor dengan pencahayaan yang minim saat malam hari.

17. Disarankan Menggunakan Motor Jenis Matic

Bagi wanita, sepeda motor matic adalah tunggangan yang sangat pas untuk bepergian. Mudah digunakan, tanpa perlu repot ‘main kopling’ atau oper gigi. Selain itu, motor matic juga dapat membuat Anda lebih rileks saat dikendarai.

Baca juga: Macam Gambar Rambu Lalu Lintas Beserta Artinya

Demikian tips-tips dari kami untuk Anda para wanita yang ingin bepergian dengan sepeda motor. Selalu patuhi rambu lalu lintas, dan selalu konsentrasi saat berkendara. Ingatlah, keselamatan dan keamanan Anda adalah hal yang utama.


EmoticonEmoticon