6 Tips Mengatasi Mobil Timor SOHC Sering ‘Ngadat’

Mobil Timor memang tergolong mobil tua, tetapi kendaraan eks mobil nasional ini juga dapat menjadi kendaraan yang nyaman dan awet apabila perawatannya dilakukan dengan baik

6 Tips Mengatasi Mobil Timor SOHC Sering ‘Ngadat’
via kia515i.blogspot.co.id
Faktor performa dan kenyamanan menjadikan Mobil Timor tetap memiliki penggemar yang cukup banyak, meskipun produk ini sudah lama tidak diproduksi lagi.

Ada sejumlah rumor yang mengatakan kalau Mobil Timor adalah kendaraan tua yang sering ngadat karena tidak tahan terhadap kondisi panas.

Sebagai tambahan informasi, Mobil Timor terdiri dari dua macam tipe mesin, yaitu DOHC (injeksi), dan SOHC (karburator). Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun pada tipe SOHC, penanganan relatif mudah dan bahkan bisa kita tangani sendiri apabila suatu waktu mobil Timor sedang ‘ngadat’.

Bila Anda sudah melakukan pemeriksaan ke bengkel tetapi mobil Timor Anda masih sering ngadat, berikut ini kami berikan tips-tips cara mengatasi mobil Timor tipe SOHC yang sering ngadat.
Baca juga: Cara Mengganti Engine Mounting atau Dudukan Mesin Mobil Timor Sendiri Tanpa Harus Ke Bengkel

1. Kondisi Karburator dan Filter Udara yang Kotor


Karburator dan filter udara merupakan komponen yang harus dibersihkan secara berkala. Setidaknya setiap ganti oli, sekalian saja Anda melakukan servis.

Kotornya karburator kerap membuat laju mobil Timor kurang optimal, bahkan dapat menyebabkan mobil mogok.

Dalam keadaan darurat, Anda bisa coba untuk membersihkan sendiri karburator mobil Timor SOHC menggunakan carbu cleaner.

2. Tangki Bensin Kotor dan Tersendat


Oleh karena mobil Timor termasuk kategori mobil tua, tangki bensin yang kotor sering dialami oleh mobil ini.

Kotornya tangki bensin biasanya disebabkan karena debu, air, korosi ataupun puing-puing karat yang berasal dari dinding tangki maupun pipa besi pada bibir tangki.

Masalah tersendatnya bahan bakar pada tangki bensin tidak akan selesai dengan hanya melakukan servis atau membersihkan karburator karena kotoran berasal dari dalam tangki bahan bakar.

Untuk mengatasinya, Anda perlu membukat jok penumpang belakang untuk melepas selang bahan bakar. Kemudian buka penutup tangki atas guna mengecek kondisi tangki.

Setelah itu turunkan tangki lewat kolong jika kondisnya benar-benar kotor. Bersihkan tangki bahan bakar sampai bersih barulah dipasang kembali.

Apabila proses korosi masih berlangsung di dalam tangki, pembersihan harus dilakukan secara berkala. Jika ingin lebih ekstrim lagi, Anda dapat membelah tangki, dan melapisi dinding tangki dengan pelapis cat yang tahan bensin.

Namun cara ini sangat berisiko karena bila tidak ditangani dengan baik, maka dapat terjadi kebocoran pada tangki bahan bakar mobil Timor.

3. Kotor pada Filter Bensin


Mobil Timor SOHC sangat sensitif pada masalah filter bensin yang kotor. Akibatnya laju Timor menjadi tersendat atau bahkan bisa mogok.

Cara mengatasi masalah ini, Anda dapat mencopot filter dengan obeng, lalu mengocok filter tersebut dengan besin sampai bersih, dan pasang kembali filter tersebut.

Mungkin akan lebih mudah apabila Anda selalu menyediakan filter bensin cadangan, agar dapat diganti sewaktu-waktu ketika kondisi filter bensin yang terpasang telah kotor.

4. Masalah pada Sistem Kelistrikan


Baik-buruknya performa mobil juga dipengaruhi oleh sistem kelistrikan. Berbagai masalah dapat terjadi akibat sistem kelistrikan yang buruk, seperti mogok, mobil susah dinyalakan, hingga yang paling fatal adalah terbakar akibat terjadi konsleting listrik.

Oleh karena itu, menjaga kelistrikan mobil Timor agar kondisinya selalu baik merupakan hal penting yang harus dilakukan.

Anda perlu melakukan pengecekan secara berkala, terutama pada bagian sekering yang ada di bawah kap mobil, dan yang ada di bawah kemudi.

Kedua komponen sekering tersebut sangat penting fungsinya, salah satu sekering mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan mobil Timor menjadi tidak stabil.

Kondisi kelistrikan yang buruk juga dapat mengakibatkan akselerasi Timor menjadi lambat. Biasanya, hal ini ditandai dengan lemahnya power mesin saat Anda menghidupkan AC.

Anda harus memastikan bahwa pasokan listrik untuk AC bersumber dari power yang seharusnya, karena ada beberapa tukang reparasi AC mobil yang memperbaiki AC dengan cara asal jumper.

5. Radiator Bocor atau Kipas tidak Bekerja Maksimal


Tidak hanya untuk mobil Timor, bahkan semua mobil dapat ngadat apabila terjadi kebocoran pada radiator atau kipas radiator yang tidak berfungsi dengan baik.

Rusaknya kipas radiator dapat mengakibatkan mesin Timor cepat panas dan ngambek. Kerusakan ini biasanya ditandai dengan adanya air yang muncrat dari tabung cadangan dan akan terdengar suara seperti air mendidih.

Pastikan Anda tahu penyebab dari adanya kerusakan pada kipas radiator agar dapat diperbaiki secara tepat.

6. Pengapian yang Tidak Sempurna


Tips mengatasi masalah pada mobil Timor SOHC yang terakhir adalah jika terjadi pengapian yang kurang sempurna. Wajar saja, terkadang memang ada beberapa komponen yang sudah tidak melekat dengan baik, layaknya mobil baru.

Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk mengecek kondisi baterai (accu). Mungkin kondisinya sudah aus atau sudah tidak mampu menyimpan energi listrik dengan sempuna.

Bisa juga disebabkan karena ada busi yang mati atau kabel-kabel yang tidak terkait dengan baik. Akan tetapi, masalah terberat yang dihadapi berhubungan dengan pengapian adalah apabila dinamo sudah tidak bekerja secara optimal.

Ada baiknya Anda cek satu persatu untuk mengetahui penyebab masalah pengapian yang lebih pasti agar perbaikan dapat dilakukan secara lebih tepat. Apakah masih bisa diperbaiki atau harus diganti dengan onderdil baru.
Baca juga: 8 Cara Perawatan Mobil Timor Supaya Kondisi dan performanya Selalu Terjaga
Itulah beberapa masalah yang biasa ditemui pada mobil Timor SOHC yang sering mogok. Jangan lupa untuk mengganti oli dan melakukan servis karburator secara berkala di bengkel guna mencegah kemungkinan timbulnya masalah pada mobil Timor yang Anda miliki.

6 Tips Mengatasi Mobil Timor SOHC Sering ‘Ngadat’