Minggu, 28 Oktober 2018

Ciri-ciri Kucing Sakit dan Cara Menyembuhkannya Tanpa Harus Pergi Ke Dokter

Yoadit.com - Ciri-ciri kucing sakit menjadi hal penting yang perlu diketahui oleh para pemilik kucing persia. Pasalnya, kucing persia yang sakit merupakan suatu hal yang paling ditakutkan oleh pecinta kucing.

Penanganan yang tepat perlu dilakukan agar sakit yang dialami kucing persia Anda tidak semakin parah dan berakibat pada kematian.

Ciri-ciri Kucing Sakit yang Penting untuk Diketahui


Ciri-ciri Kucing Sakit dan Cara Menyembuhkan Kucing Sakit Tanpa Harus Pergi Ke Dokter
sumber: om-meong.blogspot.com
Lantas, bagaimana cara mengetahui dengan jelas kalau kucing Anda sedang mengalami sakit? Berikut kami sampaikan ciri-ciri kucing sakit untuk Anda.

Baca juga:
Cara Memelihara Anak Kucing Persia Medium yang Benar

1. Badan Terasa Panas Saat Dipegang


Badan kucing yang mengalami sakit biasanya akan terasa panas. Hal ini karena sakit yang dialami kucing umumnya akan menimbulkan gejala demam. Tidak jauh beda dengan manusia, beberapa penyakit yang menyerang kucing Anda akan menimbulkan gejala demam.

2. Tidur Terus Menerus


Bila kucing Anda biasanya aktif, suka bermain, dan berlari-lari tiba-tiba lebih banyak tidur dan berlangsung terus menerus. Hal ini dapat menjadi ciri-ciri kucing mengalami sakit.

3. Mencret (Diare)


Biasanya, sistem pencernaan pada kucing akan menyesuaikan dengan makanannya sehari-hari. Pemberian makanan baru yang berbeda dari makanan sehari-hari, awalnya akan membuat perut kucing sulit untuk beradaptasi sehingga dapat mengakibatkan mencret atau diare.

Jika kucing persia Anda mengalami diare, kotorannya berdarah, dan muntah-muntah. Segeralah bawa ke dokter hewan yang ada di sekitar tempat tinggal Anda.

4. Berkurangnya Nafsu Makan


Berkurangnya nafsu makan, bahkan hingga kucing tidak mau makan sama sekali menjadi tanda-tanda kucing sedang sakit.

5. Timbul Bau pada Mulut Kucing


Ciri-ciri kucing sakit berikutnya ialah mulut kucing menimbulkan bau yang tidak sedap. Anda perlu waspada ketika mulut kucing menimbulkan bau yang busuk.

6. Kerotokan pada Bulu Kucing


Beberapa penyebab bulu kucing persia rontok di antaranya:

  • Kucing sedang masa birahi.
  • Kucing Hamil.
  • Terkena jamur dan kutu.
  • Makanan yang tidak cocok.
  • Suhu ruangan yang terlalu panas.
  • Kekurangan vitamin.
  • Kucing sedang sakit.


7. Muntah-muntah


Kucing persia Anda yang kerap muntah-muntah bisa menjadi pertanda kalau ia sedang sakit atau demam.

8. Keluarnya Cairan pada Telinga, Hidung, Mata, dan Mulut


Keluarnya cairan pada telinga, hidung, mata, ataupun mulut pada kucing Anda bisa menjadi tanda bahwa kucing sedang sakit. Terutama bila keluar cairan seperti ‘ingus’ pada hidung, hal ini mengindikasikan kalau kucing persia Anda sedang terserang flu atau demam.

9. Lebih Banyak Minum dari Biasanya


Kucing yang sedang sakit akan cenderung lebih banyak minum dari biasanya. Hal ini karena kucing mengalami dehidrasi dan tenggorokannya terasa kering.

10. Berat Badan Turun Drastis


Kucing persia yang mengalami sakit, nafsu makannya akan berkurang dan sistem imunnya akan semakin lemah sehingga berat badannya akan mengalami penurunan yang drastis.

11. Terdapat Bengkak-bengkak di Beberapa Bagian Tubuh


Bengkak-bengkak yang terjadi pada beberapa bagian tubuh kucing dapat menjadi tanda bahwa kucing menderita suatu penyakit. Meski ciri-ciri kucing sakit semacam ini jarang diemui, tetapi juga perlu diwaspadai.

Cara Mengobati Kucing Sakit Tanpa ke Dokter Hewan


Setelah kita mengetahui ciri-ciri kucing sakit di atas, penanganan yang tepat dan cepat perlu dilakukan agar penyakitnya tidak semakin parah hingga mengakibatkan kematian. Bawa segera kucing Anda ke dokter hewan terdekat!

Tapi, bagaimana jika di daerah Anda tidak ada dokter hewan yang jaraknya dekat? Atau saat itu, dokter hewan sedang libur?

Beberapa penanganan dini bisa Anda lakukan, apabila tidak memungkinkan untuk membawa kucing persia ke dokter hewan. Berikut ini kami bagikan beberapa cara mengbati kucing sakit tanpa ke dokter hewan:

1. Beri Air Minum yang Cukup


Dianjurkan memberi banyak minum untuk mencegah dehidrasi pada kucing persia yang sedang sakit. Sediakan air minum yang banyak di kandang atau sekitar tempat tinggal kucing.

2. Berikan Vitamin B dan Suplemen Energi


Selain obat-obatan, Anda juga perlu memberi kucing vitamin B dan suplemen energi agar nafsu makannya dapat meningkat. Biasanya, kucing tidak mau makan ketika badannya kurang sehat.

Bila dibiarkan tentu kondisi sakitnya malah tambah memburuk karena kucing tidak mendapatkan asupan energi yang cukup untuk metabolisme tubuhnya.

3. Tempatkan Kucing pada Ruangan yang Sejuk


Ketika kucing mengalami demam, suhu tubuhnya akan meningkat. Menempatkan kucing pada ruangan dengan suhu yang sejuk dapat menjadi alternatif agar kucing segera membaik.

Meletakkan kucing pada tempat yang sejuk juga akan mencegahnya mengalami dehidrasi yang parah.

4. Memberikan Obat Khusus Kucing


Cara mengobati kucing yang sakit berikutnya ialah dengan memberikan obat anti-demam. Tapi jangan memberi sembarang obat, pastikan Anda memberikan obat yang memang dikhususkan untuk kucing.

Misalnya tolfenamic acid, obat ini sangat cocok untuk mengobati demam yang terjadi pada kucing. Selain itu, obat ini juga dapat mengobati infeksi, radang, maupun beberapa jenis penyakit lain pada kucing.

Aturan pakai obat tolfenamic acid untuk kucing:

  • Untuk kucing dengan berat 1,5 kg, berikan 1 tablet per hari.
  • Untuk kucing dengan berat 4-5 kg, berikan 3 tablet dalam sehari.


Selain tolfenamic acid, ada juga obat lainnya seperti meloxicam yang cukup efektif untuk mengobati sakit pada kucing persia Anda.

Obat meloxicam ini tidak hanya dapat digunakan untuk kucing, tapi juga bisa untuk anjing. Cara pakainya, berikan sekitar 0,5 mg/ml meloxicam pada kucing setelah makan. Jangan sampai dosisnya berlebihan karena dapat membahayakan kesehatan kucing.

Akan tetapi, jika kucing mengalami dehidrasi sebaiknya Anda tidak memberikan obat meloxicam karena dapat merusak organ ginjal pada kucing.

5. Paksa Kucing untuk Makan


Kucing yang sedang sakit memang susah untuk makan. Oleh karena itu, Anda harus terus memastikan bahwa kucing mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar kondisi kesehatannya cepat membaik. Suapi atau lolok kucing dengan makanan yang cukup sebelum Anda memberinya obat.

Itulah beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mengobati kucing yang sedang sakit. Jika memungkinkan, pastikan Anda segera membawanya ke dokter hewan agar tidak terjadi komplikasi dan sakit pada kucing tidak bertambah parah.

Setidaknya, Anda dapat menunggu selama 1x24 jam sekaligus melakukan cara-cara di atas sebelum membawanya ke dokter hewan. Lihat dulu apakah ada perkembangan dari upaya untuk mengobati kucing yang telah dilakukan.

Apabila dalam jangka waktu 1 hari tidak ada perubahan atau malah tambah memburuk, segera bawa kucing persia Anda ke dokter hewan terdekat.

Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, sakit yang dialami kucing bisa saja bertambah parah. Bahkan dapat mengakibatkan kematian. Nah, seperti apa tanda-tanda kucing Anda akan mati?

Berikut kami sampaikan juga ulasannya di sini:


EmoticonEmoticon