Minggu, 28 Oktober 2018

Ini Dia Tanda- tanda Kucing Peliharaan Anda akan Mati

Yoadit.com - Ketika kucing mendekati waktu kematian, biasanya akan menunjukkan perilaku tertentu. Menolak makan dan minum, tampak lemas, dan mengalami penurunan berat badan yang signifikan.

Ini Dia Tanda- tanda Kucing Peliharaan Anda akan Mati
sumber: kitten-pedia.blogspot.com
Dengan mengenali tanda-tanda kucing akan mati, semoga dapat membantu pemilik kucing untuk melakukan perawatan terakhir terhadap peliharaan kesayangannya itu.

Baca juga:
Ciri-ciri Kucing Sakit dan Cara Menyembuhkannya Tanpa Harus Pergi Ke Dokter

1. Detak Jantung Semakin Melemah


Tanda yang pertama ialah semakin melemahnya detak jantung kucing. Kucing yang sehat memiliki detak jantung sekitar 140 sampai 220 detak/menit.

Kucing yang tengah sakit parah atau lemah karena menua akan mengalami penurunan detak jantung yang drastis. Kondisi ini menandakan bahwa waktu kematian kucing sudah semakin dekat.

Pemilik kucing perlu untuk mengecek detak jantung dengan cara sebagai berikut:

  • Letakkan tangan Anda pada sisi kiri tubuh kucing pas di belakang kaki depannya.
  • Pakailah stopwatch atau jam tangan untuk menghitung banyaknya detak jantung kucing selama 15 detik.
  • Jumlah detak jantung tersebut kalikan 4, bandingkan apakah termasuk detak jantung sehat atau di bawah normal.


Selain detak jantung, kucing yang akan mati juga mengalami penurunan tekanan darah. Akan tetapi, untuk mengukur tekanan darah tersebut Anda memerlukan peralatan khusus yang biasanya hanya dimiliki oleh dokter hewan.

2. Tampak Sulit Bernapas


Kucing persia yang sehat biasanya akan bernapas sekitar 20-30 kali setiap menit. Kucing yang akan mati akan mengalami kondisi fungsi kerja paru-paru yang kurang efektif sehingga perlu bersusah payah untuk mendapatkan pasokan oksigen yang cukup.

Untuk mengeceknya, pemilik kucing persia dapat melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Duduk di dekat kucing dan dengarkan bagaimana suara pernapasannya. 
  • Perhatikan naik turunnya perut kucing saat bernapas.
  • Anda dapat menghitung jumlah tarikan napas kucing per menit menggunakan stopwatch.
  • Jika di bawah jumlah rata-rata, maka ada masalah pada kondisi kesehatan kucing Anda.
  • Selain itu, bila pernapasannya terlihat makin cepat dan berat atau kucing tampak menarik napas hanya beberapa kali dalam 1 menit, maka bisa dimungkinkan bahwa kucing Anda telah mendekati waktu kematiannya.


3. Suhu Tubuh Menurun Drastis


Suhu normal kucing persia yang sehat yaitu sekitar 38-40 derajat celsius. Tanda-tanda kucing akan mati berikutnya ialah suhu tubuh kucing mulai semakin rendah. Untuk mengukurnya, pemilik kucing dapat menggunakan alat termometer.

Tetapi jika Anda tidak memiliki termometer, bisa menggunakan cara lain yaitu dengan meraba telapak kakinya dan rasakan apabila terasa dingin maka kondisi jantung kucing telah melemah dan kemungkinan kucing telah mendekati waktu kematiannya.

4. Kucing Tidak Makan dan Minum


Kucing yang sedang sakit atau mendekati waktu kematiannya akan mengalami penurunan nafsu makan. Bahkan, tidak mau makan dan minum sama sekali.

Bagi pemilik kucing perlu secara rutin memperhatikan apakah tempat makan dan minum kucing selalu terlihat penuh. Hilangnya nafsu makan pada kucing juga akan menyebabkan kucing mengalami lemas, kulit yang kendur, dan mata terlihat layu. Gejala ini sering disebut anoreksia.

Periksa pula tempat buang kotoran kucing. Kucing yang akan mati kondisi tubuhnya akan melemah dan tidak mampu untuk mengontrol sistem pembuangannya dengan baik sehingga sering buang air besar atau pipis sembarangan.

5. Munculnya Bau Busuk pada Tubuh Kucing


Kondisi tubuh kucing yang kian melemah juga akan membuat organ-organ tubuhnya tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga racun akan menumpuk di dalam tubuhnya. Kondisi ini akan menimbulkan bau busuk dari tubuh kucing.

Kucing yang mendekati ajalnya akan mengeluarkan napas dan bau tubuh yang tidak sedap karena tidak dapat dengan baik membuang racung dari dalam tubuhnya.

6. Selalu Ingin Menyendiri


Kucing yang sedang sekarat atau mendekati waktu kematian akan memilih untuk menyendiri. Hal ini karena Ia mengerti bahwa keadaanya sangat rentan terhadap predator sehingga kucing ingin mencari tempat untuk mati dengan tenang.

Secara insting, kucing akan terlihat selalu ingin menyendiri, biasanya di tempat-tempat terpencil, seperti pojok ruangan, di bawah perabot, atau di suatu tempat yang sepi di luar rumah.

7. Kondisi Sakit yang Parah


Penanganan yang terlambat terhadap kucing yang mengalami sakit akan membuat penyakitnya semakin parah dan bisa terjadi kondisi sekarat.

Penyakit berat yang dialami kucing perlu untuk segera ditangani. Oleh karena itu, segera bawa ke dokter hewan untuk mengetahui kondisi kucing yang sebenarnya. Apakah kucing sakit parah atau hanya terkena demam biasa.

Pada kucing yang berusia tua, umumnya akan mengalami penyakit ginjal yang kronis. Penyakit berat lainnya seperti kanker, penyakit saluran kencing, dan cacing pita merupakan beberapa penyakit yang dapat mengakibatkan kematian pada kucing persia Anda.

Ketika gejala-gejala awal muncul, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter hewan agar kucing persia Anda mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Itulah beberapa tanda kucing persia Anda telah mendekati waktu kematian. Sayangilah kucing peliharaan Anda dan berikan perawatan yang baik agar kucing dapat hidup untuk waktu yang lama.

Baca juga:
Cara Memelihara Anak Kucing Persia yang Benar


EmoticonEmoticon