Kamis, 01 November 2018

13 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Akuntansi

Yoadit.com - Prospek kerja akuntansi bisa dibilang sangat menjanjikan. Banyak bidang bisnis yang membutuhkan lulusan perguruan tinggi dari jurusan akuntansi. Bisnis model apapun pasti membutuhkan pegawai yang handal di dalam pembukuan keuangan.

Lulusan akuntansi menjadi salah satu jurusan kuliah yang populer karena menjajikan penghasilan besar dan peningkatan karir yang menggiurkan.

Tugas Kerja Seorang Akuntan


13 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Akuntansi
sumber: www.winmahdi.com
Seorang akuntan memiliki tugas untuk membuat catatan keuangan suatu instansi maupun perusahaan. Lapangan kerja yang tersedia juga tidak terbatas pada lingkup perusahaan, tapi juga instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Baca juga:
6 Jurusan Kuliah untuk Wanita yang Ingin Berpenghasilan Lebih Tinggi dari Pria

Beberapa tugas akuntan secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Membuat catatan keuangan.
  • Menyiapkan laporan keuangan dan perpajakan.
  • Memastikan pajak dibayarkan tepat waktu.
  • Mengevaluasi anggaran dan menyarankan perbaikan dalam pengelolaan keuangan.
  • Melakukan investigasi terhadap kemungkinan terjadinya kecurangan anggaran dalam suatu usaha atau organisasi.
  • Memberikan penjelasan terkait laporan dengan cara yang mudah dimengerti.


Peluang Kerja Lulusan Jurusan Akuntansi


Sebagai referensi untuk Anda yang berencana memilih jurusan kuliah akuntansi, berikut ini kami bagikan apa saja profesi yang berpeluang besar digeluti lulusan akuntansi:

1. Akuntan Publik


Profesi akuntan publik dapat bekerja secara individu maupun perusahaan. Menyiapkan dan menganalisa berbagai dokumen dan laporan keuangan menjadi salah satu tugas dari akuntan publik.

Selain itu, akuntan publik juga harus memahami dengan baik tentang regulasi perpajakan dan perkembangannya di suatu negara tempat Ia bekerja.

Untuk dapat membuka jasa akuntan publik, seseorang harus telah mengantongi izin dari Kementerian Keuangan. Setiap akuntan publik juga harus menjadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yaitu asosiai profesi yang diakui oleh pemerintah.

Akuntan publik biasanya menawarkan jasa yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

  • Jasa atestasi, terdiri dari audit umum atas laporan keuangan, pemeriksaan atas pelaporan informasi keuangan proforma, pemeriksaan atas laporan keuangan prospektif, review atas laporan keuangan, dan berbagai jasa audit atestasi lain.
  • Jasa non atestasi, terdiri dari jasa akuntansi, manajemen, keuangan, perpajakan, kompilasi, dan konsultasi.


Lulusan S1 Akuntansi bisa memiliki penghasilan tertinggi hingga Rp 30 juta per bulan. Mungkin bisa juga lebih tinggi bila sudah memiliki masa kerja yang lama di suatu perusahaan atau bila akuntan tersebut sudah mempunyai pengalaman kerja yang mumpuni.

2. Asisten Akuntan


Profesi asisten akuntan atau pegawai akuntansi bertugas mencatat data dan memperbaharui dokumen keuangan di dalam suatu perusahaan maupun instansi.

Tugas utamanya ialah membantu pekerjaan seorang akuntan dimana dapat menjadi kesempatan yang bagus untuk mengawali karir di bidang akuntansi.

Beragam tugas lain seperti pembukuan, pencatatan laporan keuangan, dan buku besar, menjadi rutininitas harian bagi seorang asisten akuntan.

Profesi ini dapat bekerja di berbagai bidang industri. Dalam bekerja Ia akan lebih banyak menggunakan komputer dan teknologi. Profesi asisten akuntan bisa memiliki penghasilan tertinggi hingga Rp 17 juta.

3. Manajer Akuntansi


Seorang manajer akuntansi merupakan atasan dari para akuntan yang bekerja pada sebuah perusahaan. Dia lah yang merencanakan anggaran dan menggunakan data-data keuangan untuk membuat keputusan yang menguntungkan perusahaan.

Dalam menjalankan pekerjaannya, manajer akuntansi membutuhkan keahlian komunikasi yang kuat, dapat memimpin dan mengelola, serta menginterpretasikan data keuangan guna menyusun solusi maupun rekomendasi strategis untuk perusahaan di bidang keuangan.

Anda mungkin menyukai ini:
Macam-macam Jurusan di Sekolah Penerbangan Beserta Prospek Lulusannya

Profesi manajer akuntansi dapat memiliki penghasilan hingga Rp 35 juta per bulan. Bahkan bisa lebih tinggi apabila memiliki akreditasi CMA.

4. Certified Public Accountants (CPA)


Tugas CPA ialah melakukan audit hingga menganalisa keuangan, memberikan masukan untuk kebijakan keuangan, dan juga melaporkan konsekuensi pajak.

Di Amerika, CPA merupakan salah satu profesi dengan bayaran tertinggi. Penghasilannya bisa mencapai hingga Rp 40 juta per bulan. Namun untuk dapat menempati profesi ini, seseorang harus lulus ujuan sertifikasi CPA terlebih dahulu.

5. Akuntan Biaya


Tugas seorang akuntan biaya ialah menganalisa biaya dan memberi solusi agar biaya-biaya tersebut dapat dikurangi sehingga keuntungan perusahaan dapat lebih dimaksimalkan. Profesi akuntan biaya bisa memperoleh penghasilan hingga mencapai Rp 26 juta per bulan.

6. Account Officer


Tugas utama seorang Account Officer ialah menilai, mengevaluasi, dan mengusulkan nilai pinjaman atau piutang yang dapat diberikan oleh sebuah perusahaan maupun instansi ke pihak luar.

Profesi ini juga menjanjikan penghasilan yang menggiurkan, dengan gaji tertinggi hingga mencapai Rp 20 juta per bulan.

7. Auditor Internal


Tugas auditor internal ialah memeriksa atau mengaudit di lingkungan internal perusahaan guna kepentingan bagian manajemen perusahaan. Auditor akan memastikan bahwa hasil laporan keuangan sesuai dengan aslinya.

Selain itu, auditor internal juga berkewajiban untuk memastikan pihak manajemen sudah melaksanakan tugas dan fungsinya secara tepat untuk kemajuan perusahaan.

Saran perbaikan akan lebih banyak diberikan oleh auditor internal kepada pihak manajemen. Saran tersebut biasanya berhubungan dengan tingkat kepatuhan operasional perusahaan terhadap sistem pengendalian intern-nya dan juga terhadap berbagai regulasi pemerintah, termasuk konsep Good Corporate Governance.

Auditor internal di suatu perusahaan berskala besar dapat meraih penghasilan hingga mencapai Rp 20 juta per bulan.

8. Internal Akuntan


Internal akuntan (akuntan privat) merupakan akuntan yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi tertentu. Tugas utama profesi ini sama dengan akuntan publik, hanya saja dia terikat dengan perusahaan tempatnya bekerja.

Beberapa bidang dalam akuntan intern, di antaranya:

  • Akuntan umum: Bertanggung jawab terhadap pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan manajemen, hingga laporan keuangan umum seperti neraca, laba-rugi, alur kas, dan perubahan modal.
  • Akuntansi umum: Menghasilkan basic data guna keperluan fungsi akuntansi perusahaan.
  • Akuntansi biaya: Membantu manajemen dalam pengawasan biaya dengan menganalisis biaya perusahaan.
  • Penganggaran: Merencanakan dan menetapkan penjualan maupu laba. Perencanaan juga dibuat terperinci guna mencapai sasaran perusahaan. Anggaran yang sudah ditetapkan akan dipakai untuk mengawasi jalannya operasional perusahaan melalui perbandingan antara data riil dengan jumlah yang sudah dianggarkan.
  • Perancangan sistem informasi: Mengidentifikasi kebutuhan informasi guna kepentingan internal maupun eksternal perusahaan.


Seorang yang berprofesi sebagai internal akuntan bisa memperoleh penghasilan hingga mencapai Rp 25 juta per bulan.

9. Konsultan Pajak


Konsultan pajak merupakan profesi yang memberikan jasa konsultasi di bidang perpajakan kepada wajib pajak dalam rangka memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya sesuai perundang-udangan yang berlaku.

Seorang konsultan pajak harus lulus ujian sertifikasi konsultan pajak (USKP) dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) bila ingin memperoleh izin praktik sebagai konsultan pajak. Gelar BAP akan diperoleh para profesional yang telah lulus ujian tersebut.

Beberapa jasa konsultasi pajak yang diberikan biasanya mencakup:

  • Perencanaan pajak (tax planning).
  • Pembuatan laporan SPT pajak (tax reporting services).
  • Review pajak (tax compliance service).
  • Pendampingan pemeriksaan pajak (tax audit assistance).
  • Instruktur pelatihan pajak (tax training services).
  • Restitusi pajak (tax refund service).


Konsultan pajak mendapatkan fee dengan besaran yang bervariatif, tergantung jenis pekerjaan, kasus pajak yang ditangani, dan jangka waktu penyelesaian. Tentunya, semakin kompleks pekerjaan yang ditangani, akan semakin mahal pula biayanya.

10. Analis Keuangan


Financial analyst atau analis keuangan merupakan profesi yang tugasnya menerjemahkan informasi keuangan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan bisnis. Terutama untuk kepentingan strategi keuangan bisnis ke depannya, termasuk dalam hal investasi.

Profesi analis keuangan banyak dibutuhkan di dunia kerja, baik oleh badan usaha maupun perorangan.

Di Indonesia, analis keuangan banyak dipekerjakan oleh perusahaan sekuritas yang mengelola portofolio investasi para kliennya. Sebagian lagi ada pula yang menggeluti profesi pialang saham miliknya sendiri.

Seorang financial analyst tidak berhenti pada S1 Akuntansi atau Manajemen Keuangan, tapi juga akan melanjutkannya ke program analis keuangan bersertifikasi atau CFA (Certified Financial Analyst).

CFA merupakan sertifikasi yang dikeluarkan oleh CFA Institute ketika seseorang telah lulus tes sebanyak 3 level ujian. Namun, untuk mengambil ujian sertifikasi CFA, Anda harus sudah memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun dalam bidang analisis keuangan dan investasi.

Di Indonesia, seorang analis keuangan bisa memperoleh gaji hingga mencapai Rp 20 juta. Peningkatan karir seorang analis keuangan juga ditentukan oleh seberapa mumpuni Ia dalam menganalisa dengan akurat output analis untuk dijadikan sebagai input dalam pengambilan keputusan.

11. Perencana Keuangan Keluarga


Pertumbuhan jumlah golongan menengah dan peningkatan kesejahteraan di kalangan masyarakat membuat jasa perencanaan keuangan semakin dibutuhkan sekarang ini.

Peluang ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para lulusan akuntansi untuk menekuni profesi sebagai perencana keuangan rumah tangga.

Bila ingin meningkatkan karir sebagai perencana keuangan, Anda memerlukan sertifikasi sebagai perencana keuangan yang dikeluarkan oleh Financial Planning Standards Boards (FPSB).

Tahap ujian yang harus dilalui untuk mendapatkan sertifikasi ini, antara lain:

  • Foundational in financial planning.
  • Investment planning.
  • Risk management & insurance planning.
  • Income tax and estate planning.


12. Akuntan Pemerintah


Profesi ini merupakan akuntan yang bekerja di instansi pemerintahan. Tugas utamanya ialah menyusun laporan keuangan di suatu instansi pemerintahan. Selain itu, di tingkatan tertentu juga mengaudit setiap instansi pemerintah di berbagai tingkat pemerintahan.

Akuntan pemerintah tidak menggunakan sudut pandang untung rugi, melainkan apakah sudah sesuai dengan peraturan maupun perundang-undangan yang berlaku.

Seorang PNS yang bekerja sebagai akuntan pemerintah biasanya harus mengikuti standarisasi AAP (Ahli Akuntan Pemerintahan) yang diselenggarakan oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia).

13. Akuntan Pendidik


Tugas utama seorang akuntan pendidik ialah memberikan materi baik di dalam maupun di luar kelas, misalnya dosen atau guru yang mengajar ilmu akuntansi. Selain itu juga bisa menjadi seorang tutor atau pemateri di acara-acara terkait akuntansi dan keuangan.

Kualifikasi untuk Peningkatan Karir Lulusan Akuntansi

Akuntan yang sudah memiliki gelar master (S2) atau sudah memiliki sertifikat CPA tentu akan memiliki prospek karir yang lebih baik. Selain CPA, beberapa sertifikasi atau akreditasi yang perlu dimiliki untuk peningkatan karir lulusan akuntansi, di antaranya:

  • CISA (Certified Information Systems Auditor).
  • CFA (Chartered Financial Analyst (CFA).
  • CMA (Certified Management Accountant).
  • CIA (Certified Internal Auditor).
  • CGMA (Chartered Global Management Accountant).
  • CPP (Certified Payroll Professional).


Untuk bisa mengikuti ujian sertifikasi di atas, tentu saja Anda harus terlebih dahulu lulus S1 Akuntansi. Beberapa akreditasi tersebut sangat penting untuk para profesional akuntansi, khususnya di bidang perpajakan, analisa risiko keuangan, auditing, hingga persetujuan merger dan akuisisi.

Apalagi jika seorang akuntan pernah memiliki pengalaman kerja di beberapa perusahaan akuntansi terkenal, misalnya Deloitte Touche, Tohmatsu, atau KPMG, peluangnya untuk dapat bersaing di dunia kerja akan semakin terbuka lebar.

Kualifikasi lainnya untuk Anda yang ingin meningkatkan prospek karir di bidang akuntansi ialah dengan meraih gelar MBA, terutama jika Anda ingin naik ke posisi analis keuangan senior.

Pengaruh teknologi juga sangat besar dalam bidang akuntansi. Oleh sebab itu, penting untuk Anda dapat menguasai beberapa aplikasi untuk meningkatkan kompetensi, seperti QuickBooks dan Microsoft Dynamics GP.

Jangan lewatkan:
10 Jurusan Kuliah dengan Lapangan Kerja yang Menjanjikan

Kemampuan Dasar untuk Masuk ke Jurusan Akuntansi


Bagi calon mahasiswa yang ingin memasuki jurusan akuntansi, beberapa kemampuan dasar juga perlu dipersiapkan, antara lain kemampuan matematika, menganalisa dan mengiterpretasikan angka, hingga kemampuan komunikasi agar dapat menjelaskan temuan, ide, maupun solusi kepada para pihak yang tidak memiliki latar belakang akuntansi.

Sumber:
www.hotcourses.co.id


EmoticonEmoticon