√ Kucing Persia Anda Birahi? Begini Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal - Yoadit.com

Kucing Persia Anda Birahi? Begini Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal

Yoadit.com - Bagi pemilik kucing persia, cara mengawinkan kucing yang benar merupakan hal penting yang perlu diketahui, terutama ketika kucing persia Anda sedang mengalami masa birahi.

Tentu Anda menginginkan bila kucing ras Anda dapat dikawinkan dengan kucing ras lain yang sama bagusnya, agar nantinya dari perkawinan kucing tersebut menghasilkan keturunan kucing yang juga berkualitas baik.

Kucing Persia Anda Birahi? Begini Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal
sumber: militan.co.id
Sebenarnya, ketika kucing jantan dan betina telah memasuki masa birahi, mengawinkan kucing bukanlah hal yang sulit. Tetapi kadang memang ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti betina atau jantannya yang galak dan susah didekati oleh lawan jenisnya.

Lihat juga:
Langkah-langkah Melakukan Grooming Kucing yang Benar

Proses mengawinkan kucing persia biasa disebut juga dengan istilah breeding atau mating. Sebelum mengawinkan kucing, Anda perlu memastikan dahulu kondisi kesehatan dan masa birahi dari pasangan kucing yang akan dikawinkan.

Bagi Anda yang akan mengawinkan kucing peliharaan, ada baiknya memperhatikan tips mengawinkan kucing yang akan kami ulas berikut ini!

1. Pastikan Masing-masing Kucing dalam Kondisi Sehat


Sebelum mengawinkan pasangan kucing persia, pastikan masing-masing kucing berada dalam kondisi sehat karena kucing yang sedang sakit biasanya tidak akan mau dikawinkan. Segera bawa kucing Anda yang sakit tersebut ke dokter hewan terdekat.

Baca juga:
Ciri-ciri Kucing Sakit dan Cara Menyembuhkannya Tanpa Harus Pergi Ke Dokter

2. Beri Makanan Bernutrisi Tinggi


Pemberian makanan dengan kandungan nutrisi yang tinggi akan membuat kucing Anda tetap sehat dan terhindar dair stres. Selain itu, siklus tubuhnya juga akan berlangsung dengan normal ketika memasuki masa kawin atau birahi.

Baca juga:
7 Tips Penting Memberi Makan Kucing Persia

3. Kenali Tanda-tanda Kucing Sedang Birahi


Biasanya, pejantan akan lebih mudah mengalami birahi. Sedangkan kucing betina akan mulai birahi dan bisa dikawinkan ketika memasuki umur 5 sampai dengan 9 bulan.

Akan tetapi, beberapa kalangan breeder mengatakan bahwa kucing betina sebaiknya dikawinkan saat umurnya di atas 1 tahun agar bisa lebih matang dalam menjaga kehamilan serta merawat anak-anaknya kelak ketika melahirkan.

Tanda-tanda kucing betina yang mengalami birahi ialah sering mengeong dengan suara berat, bergulung-gulung di lantai, sifatnya menjadi lebih manja, dan suka mencari perhatian ketika melihat kucing pejantan berada di dekatnya.

Asalkan kedua kucing sudah mengalami masa birahi, umumnya akan mudah untuk dikawinkan.

4. Proses Pendekatan


Jika pasangan kucing persia Anda baru kenal, ada baiknya jangan langsung menempatkannya pada satu tempat atau area untuk dikawinkan. Biasanya mereka malah akan bertengkar.

Perkenalkan dulu secara perlahan dengan menempatkannya pada dua tempat atau kandang terpisah namun mereka tetap dapat saling melihat.

5. Letakkan Kedua Kucing dalam Satu Area


Setelah kucing ditempatkan dalam tempat terpisah yang masih dapat saling melihat selama beberapa waktu, barulah Anda bisa menempatkan kucing pada satu area atau tempat yang agak luas.

Pada tahap ini, mereka akan mulai beradaptasi dan berkenalan satu sama lain. Biarkan kedua kucing saling mengenal secara alami. Hingga kucing jantan mulai mengejar kucing betina untuk menunjukkan ketertarikannya.

Sedangkan untuk kucing betina, biasanya akan butuh proses untuk memiliki mood yang baik dan mau dikawinkan. Keinginan kawin dalam diri kucing betina akan muncul dalam waktu yang lebih lama dibandingkan kucing jantan.

6. Pisahkan Lagi untuk Sementara


Jika pada pertemuan pertama mereka kucing betina masih belum mau dikawinkan, maka pisahkan lagi untuk sementara namun di tempat yang berbeda dan tidak saling melihat.

Mengawinkan kucing persia memang memerlukan kesabaran. Ada yang berlangsung cepat, ada pula yang harus dilakukan secara bertahap.

7. Pertemukan Lagi Keduanya pada Satu Area


Pada keesokan harinya, pertemukan kembali kedua kucing dan tempatkan lagi pada satu area. Jika pada pertemuan kali ini kucing betina sudah mau diajak kawin oleh kucing jantan, maka biarkan mereka melakukan perkawinan secara alami.

Kecuali jika kucing jantan mengalami kesusahan karena posisi betina yang kurang pas. Anda dapat membantu membenarkan posisi kedua kucing supaya lebih mudah dalam proses perkawinan.

Jika dalam pertemuan kali ini mereka masih juga belum mau kawin, maka bersabarlah. Pertemukan kembali mereka pada esok hari.

8. Lakukan Proses Perkawinan Selama 3 Hari


Biasanya, kucing dapat kawin antara 2 sampai 5 kali dalam sehari. Jika Anda ingin perkawinan berhasil dan kucing betina segera hamil, maka lakukan proses perkawinan kucing selama 2 sampai 3 hari berturut-turut.

Umumnya proses birahi kucing betina akan sedikit-demi sedikit menurun terkait dengan siklus alaminya. Terutama ketika perkawinan berhasil dan kucing betina mulai hamil, maka siklus birahi akan hilang dengan sendirinya.

Lanjutkan membaca:
5 Tips Melakukan Grooming Kucing Sendiri di Rumah

Jika kucing betina sudah tidak mengalami birahi, hentikan proses perkawinan. Karena kucing betina sudah tidak lagi ingin kawin dan akan menjadi galak apabila didekati oleh kucing pejantan.

Jika seluruh proses perkawinan kucing persia telah berhasil, maka Anda tinggal menunggu hingga kucing betina melahirkan, selesai menyusui dan memasuki masa birahi kembali apabila ingin mengawinkannya lagi dengan kucing jantan.

Simak juga:
Cara Memelihara Anak Kucing Persia Medium yang Benar

Semoga informasi tentang cara mengawinkan kucing di atas dapat membantu. Selamat mencoba!

sumber:
arenahewan.com

0 Comments:


Top