Selasa, 06 November 2018

Asal-Usul Jenis Kucing Persia Himalaya

Yoadit.com - Di kalangan pecinta kucing, jenis kucing persia himalaya termasuk yang populer. Penampilannya yang unik dan lucu seperti boneka, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya.

Asal-Usul Jenis Kucing Persia Himalaya
sumber: www.youtube.com
Salah satu ciri khas kucing persia Himalaya ialah matanya yang berwarna biru dan adanya Point Coloration pada tubuh kucing dengan warna putih atau pucat di bagian-bagian tertentu seperti wajah, telinga, kaki, dan ekornya berwarna hitam atau pekat. Keunikan tersebut dihasilkan dari persilangan kucing Persia dengan kucing Siam (Siamese).

Baca juga:
Ini Dia Harga Kucing Himalaya, Kucing Lucu dengan Wajah Mirip Boneka

Sejarah kucing Himalaya mulai dikembangkbiakkan pada tahun 1931. Ras kucing ini lahir berkat persilangan antara kucing Persia dengan Kucing Siam.

Kala itu, para breeder (peternak) mulai melakukan eksperimen untuk mengetahui bagaimana gen Point Coloration dapat diturunkan.

Seorang peneliti bernama Clyde Keeler berhasil mengembangkan jenis kucing berbulu panjang dengan titik warna dari kucing Siam melalui pembiakan yang selektif selama beberapa tahun. Spesies kucing pertama dari persilangan tersebut dinamai Newton’s Debutante.

Ciri-ciri Jenis Kucing Persia Himalaya


Ciri-ciri fisik dari kucing persia Himalaya secara umum mirip dengan kucing Persia, namun kucing ini memiliki bentuk tubuh yang besar dan gagah. Selain itu juga memiliki komposisi tulang yang kuat sehingga umumnya berbobot agak besar, antara 4 sampai 6 kg.

Bagian kepala kucing berbentuk bulat dengan hidung yang pesek. Ciri khas yang paling tampak ada pada bagian muka yang didominasi warna putih atau coklat, namun pada beberapa bagian tertentu seperti hidung, area sekitar mata, telinga, ujung kaki, dan ekor berwarna hitam atau pekat.

Telinganya sedikit lebih runcing dan matanya berbentuk bulat. Kucing Persia Himalaya mempunyai bulu mantel yang tebal, panjang, dan mengkilap dengan tekstur halus menyelimuti hampir seluruh bagian tubuhnya.

Beberapa colour point yang dimiliki jenis kucing persia Himalaya antara lain kombinasi dari coklat, seal, ungu, biru, merah, krim, biru krim, dan beberapa warna lain.

Karakter Kucing Himalaya


Asal-Usul Jenis Kucing Persia Himalaya
sumber: www.peternakankucing.org
Umumnya kucing Himalaya memiliki karakter yang tenang dan jinak. Mereka dapat mudah duduk di pangkuan seseorang dan merasa nyaman untuk berlama-lama menikmati momen tersebut.

Kucing persia Himalaya juga senang bermain dengan anak-anak dan menyisir bulu tubuhnya dengan lembut.

Kucing Himalaya tidak menyukai tempat bising. Mereka lebih senang dengan lingkungan rumah yang tenang. Kucing ini juga bukan tipe yang suka memanjat di bagian atas dapur atau tirai jendela. Mereka lebih memilih tempat-tempat yang mudah dijangkau seperti lantai, atau furnitur yang tidak terlalu tinggi.

Gangguan Kesehatan pada Jenis Kucing Persia Himalaya


Beberapa masalah kesehatan yang mungkin muncul pada jenis kucing Persia Himalaya di antaranya yaitu:

  • Ukuran hidungnya yang kecil kadang membuat kucing kesulitan bernapas dan napasnya terdengar agak keras.
  • Dental Malocclusions.
  • Masalah kesehatan pada mata seperti entropian, mata cherry dan atrofi retina yang progresif.
  • Feline hyperesthesia syndrome atau gangguan sistem syaraf.
  • Sensitif pada panas.
  • Polycystic kidney disease.
  • Cenderung mudah terserang jamur.
  • Seborrhea oleosa atau penyakit yang menyebabkan gatal-gatal, kemerahan, dan mengakibatkan kerontokan pada bulu.

Jangan lewatkan:
Ciri-ciri Jenis Kucing Persia Flatnose, Beserta Harga dan Cara Perawatannya

Nah, itulah sekilas tentang asal usul jenis kucing persia himalaya beserta ciri fisk dan kemungkinan gangguan kesehatan yang sering terjadi. Semoga bermanfaat bagi pecinta kucing.


EmoticonEmoticon