√ 8 Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang Menjanjikan - Yoadit.com

8 Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang Menjanjikan

Beberapa dari Anda mungkin baru mengetahui kalau di Fakultas Kesehatan juga ada yang namanya Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Bagi Anda yang tertarik untuk kuliah di jurusan ini, maka penting untuk mengetahui apa saja prospek kerja Kesmas yang bisa dimiliki setelah lulus kuliah.

Selain Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, dan Farmasi, Program Studi Kesehatan Masyarakat juga merupakan salah satu jurusan yang ada di Fakultas Kesehatan.

8 Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang Menjanjikan
Jurusan kuliah ini mempelajari tentang bagaimana kondisi kesehatan masyarakat berdasarkan lingkungannya, mengenali beragam penyakit yang ada di lingkungan masyarakat, serta mengenali perilaku hidup sehat dari masyarakat itu sendiri.

Baca juga:
22 Jurusan Kuliah IPA yang Menjamin Masa Depan dan Banyak Dibutuhkan

Perkuliahan di Jurusan Kesehatan Masyarakat


Di dalam aktivitas perkuliahan, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat biasanya akan mempelajari beragam mata kuliah.

Beberapa mata kuliah yang bersifat umum di antaranya seperti kesehatan kerja, kebijakan kesehatan, ilmu kependudukan, sosiologi kesehatan, patologi, biokimia, ilmu gizi, epidemiologi penyakit, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk mata kuliah bidang kesehatan masyarakat beberapa mata kuliah yang dipelajari antara lain investigasi wabah, pengolahan limbah, pengendalian vektor, perencanaan dan evaluasi program kesehatan, promosi kesehatan, pemberdayaan kesehatan masyarakat dan lain-lain.

Mahasiswa yang telah lulus dari menempuh pendidikan kuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat akan mendapat gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M.).

Mengingat semakin banyaknya peminat untuk Jurusan Kesehatan Masyarakat, sekarang ini sudah banyak perguruan tinggi di Indonesia yang turut pula menyediakan program studi Kesehatan Masyarakat.

Hal ini didukung oleh kian banyaknya industri maupun organisasi yang membutuhkan tenaga lulusan Kesehatan Masyarakat.

Bahkan prospek kerja Kesmas tidak terbatas pada bidang sarana kesehatan, puskesmas, ataupun rumah sakit. Tapi juga di perkantoran, pabrik, ataupun perusahaan swasta telah banyak membutuhkan tenaga kerja di bidang ini.

Prospek Kerja Lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat


8 Prospek Kerja Jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang Menjanjikan
Prospek jurusan kuliah Kesehatan Masyarakat memiliki peluang kerja yang sangat luas. Tenaga kesehatan masyarakat bahkan telah resmi diatur dalam peraturan pemerintah.

Berdasarkan Undang-undang Kesehatan No 36 tahun 2014, Tenaga kesehatan masyarakat terdiri atas epidomiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga.

Untuk lebih jelasnya mengenai prospek kerja Kesmas, silahkan Anda simak ulasan kami mengenai peluang kerja lulusan program studi Kesehatan Masyarakat berikut ini!

1. Tenaga Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat 


Lulusan Kesehatan Masyarakat memiliki prospek kerja yang bagus dalam bidang gizi kesehatan masyarakat. Pasalnya, dalam prodi ini salah satu yang dipelajari mahasiswa ialah ilmu tentang gizi, meski tidak secara spesifik.

Beberapa profesi yang dapat digeluti sarjana SKM dalam bidang gizi kesehatan masyarakat di antaranya:

  • Manajer quality control di perusahaan food and baverages.
  • Supervisor di hotel, restaurant, atau supermarket.
  • Supervisor HACCP.
  • Konsultan gizi.
  • Supplier makanan atau catering.
  • Instansi kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, Rumah Sakit, dan Dinas Kesehatan.
  • Sekolah-sekolah yang memerlukan ahli gizi untuk mengatur kebutuhan gizi anak didiknya.
  • Dan semua perusahaan yang terkait dengan gizi.


2. Administrator Layanan Kesehatan Masyarakat (Healthcare Administrator)


Prospek lapangan kerja berikutnya untuk lulusan Kesehatan Masyarakat ialah menjadi Healthcare Administrator. Tugas utama dari profesi ini ialah memastikan layanan kesehatan yang disediakan oleh tenaga medis maupun petugas sudah efektif dan berkualitas baik.

Pekerjaan yang dilakukan mencakup analisa kondisi ekonomi lingkungan sekitar fasilitas kesehatan, dan apabila sudah memiliki pengalaman dapat turut pula merencanakan program-program kesehatan di instansi pemerintah.

Jangan lewatkan:
Lagi Pilih-pilih Jurusan Kuliah? Ini Dia 12 Prospek Kerja Psikologi yang Anda Perlu Tahu!

Peluang kerja kesehatan masyarakat sebagai Healthcare Administrator dapat Anda temui pada Rumah Sakit, layanan ambulance, ataupun institusi pemerintah.

Profesi yang umum digeluti oleh S1 Kesehatan Masyarakat dalam bidang healthcare administrator, di antaranya:

  • Petugas atau manajer rekam medik.
  • Manajer Rumah Sakit.
  • Manajer Pemasaran Rumah Sakit.
  • Tenaga di BPJS Kesehatan.
  • Manajer Asuransi Kesehatan.
  • Tenaga di perusahaan farmasi.
  • Pemasaran laboratorium dan alat kesehatan.
  • Tenaga administrasi medis di Puskesmas.


Bila Anda ingin memiliki peluang karir yang lebih besar, dapat melanjutkan ke jenjang S2.

3. Pegawai Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


Karena banyaknya disiplin ilmu yang dipelajari menjadikan prospek kerja Kesmas memiliki peluang cakupan kerja yang luas. Profesi selanjutnya yang dapat digeluti yaitu menjadi pegawai bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Bagian ini biasanya dimiliki oleh banyak perusahaan.

Sebutan untuk profesi ini di luar negeri ialah Health and Safety Engineer. Bagiannya sedikit lebih kompleks dan bersifat teknis.

Tugas kerja dari bagian ini ialah mendesain sistem maupun prosedur yang dapat meminimalisir risiko pekerja dari terserang penyakit atau musibah kecelakan dalam bekerja.

Selain itu, K3 juga mengevaluasi kebijakan dan program keselamatan, mengidentifikasi risiko bahaya yang terjadi, dan menginvestigasi terhadap insiden kecelakaan kerja yang terjadi.

Bidang profesi lain yang juga terkait dengan K3 di antaranya Konsultan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), konsultan pengolahan limbah, manajer K3 rumah sakit, manajer QHSE, dan Manajer K3L di berbagai instansi maupun perusahaan swasta.

4. Ahli Kesehatan Lingkungan


Prospek kerja Kesmas yang berikutnya ialah menjadi tenaga ahli di bidang Kesehatan Lingkungan. Mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat akan dididik untuk dapat melakukan pengukuran terhadap parameter kesehatan lingkungan, baik dari segi fisika, kimia, biologi, maupun radioaktif.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan diajarkan tentang cara menganalisis berbagai permasalahan terkait kesehatan lingkungan seperti air bersih, sanitasi makanan, pengelolaan limbah, pengelolaan sampa, pengendalian vector, pencemaran lingkungan, dan toksikologi lingkungan.

Namun, untuk memperbesar peluang kerja di bidang ahli kesehatan lingkungan akan lebih baik sarjana S1 Kesehatan Masyarakat meneruskan pendidikan ke jenjang S2.

5. Epidemiologist


Epidemiologist berasal dari kata epidemiology yang artinya salah satu cabang ilmu di bidang kesehatan yang terkait dengan insiden penyakit, penyebaran, dan pengendaliannya terhadap populasi.

Tugas kerja profesi ini ialah mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat, melaksanakan surveilans penyakit, melakukan investigasi terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu wabah, serta merencanakan program pemberantasan dan pencegahan penyakit.

Jabatan ini biasanya dipegang oleh pegawai di instansi pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara. Sedangkan untuk profesi di swasta biasanya bekerja sebagai vector control, surveilans kesehatan kerja, LSM pemerhati bencana alam sebagai pengendalian wabah pasca bencana, atau tim peneliti independen.

Akan tetapi, bagi lulusan sarjana Kesehatan Masyarakat disarankan untuk melanjutkan ke jenjang S2 untuk memperbesar peluang kerja sebagai Epidemiologist. Pasalnya, profesi ini memerlukan keahlian dalam mengolah dan menghasilkan data demografi yang akurat.

Data dan demografi tersebut nantinya akan digunakan sebagai referensi dalam meminimalisir risiko atas berbagai kemungkinan insiden kesehatan di masyarakat.

6. Bagian Promosi dan Penyuluh Kesehatan Masyarakat


Selama menempuh pendidikan di jurusan kesehatan masyarakat, mahasiswa akan diajarkan kemampuan untuk menganalisa beberapa permasalahan kesehatan, antara lain:

  • Perilaku dan pola hidup sehat.
  • Penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan.
  • Pelaksanaan advokasi dan KIE.
  • Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dan kemitraan.
  • Pengembangan intervensi promosi kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.


Biasanya, profesi di bidang ini bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Jabatan Fungsional Ahli Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Mereka bekerja dengan melaksanakan fungsi promosi kesehatan di Puskesmas, Rumah Sakit, ataupun Dinas Kesehatan.

Selain itu, beberapa ada pula yang bekerja di sektor swasta sebagai ahli Advokasi Komunikasi dan Mobilisasi Sosial (AKMS) untuk lembaga-lembaga CSO ataupun menjadi konsultan kesehatan masyarakat pada Global Fund TB dan HIV, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA), dan LSM Tobacco Control (Pengendalian Tembakau).

Profesi di bidang Promosi Kesehatan sangat cocok untuk  Anda yang juga memiliki bakat dalam memasarkan sesuatu dan tipikal yang persuasif.

Pekerjaan ini akan banyak berhubungan dengan orang, instansi, maupun perusahaan yang mengkampanyekan berbagai program kesehatan.

7. Biostatistician


Masuk ke bidang yang lebih kompleks, prospek kerja Kesmas juga terbuka lebar dalam bidang riset, salah satunya menjadi Biostatistician.

Nantinya, Biostatistican akan memiliki tugas kerja yang berkaitan dengan desain cara mengumpulkan data lapangan, kemudian melakukan analisa guna kegiatan pengembangan dalam bidang kesehatan masyarakat.

Profesi ini cocok untuk Anda yang suka bekerja di laboratorium dan menyiapkan waktu panjang untuk proses analisa.

Ada banyak tempat kerja yang  berpeluang dimasuki oleh lulusan Kesmas, seperti perusahaan bidang farmasi, rumah sakit, ataupun instansi pemerintahan.

8. Dosen atau Pengajar


Seperti halnya jurusan lain dalam Fakultas Kesehatan, jurusan Kesma juga memiliki peluang kerja sebagai dosen ataupun staf pengajar.

Untuk menggeluti profesi ini, Anda harus memiliki bekal pendidikan dan penelitian yang memadai serta memang berkeinginan untuk menjadi tenaga pengajar profesional.

Namun, untuk menjadi seorang dosen atau staf pengajar di perguruan tinggi, tentunya Anda harus meningkatkan jenjang pendidikan ke pasca sarjana.

Selain menambah kompentesi pendidikan, Anda juga perlu mengasah terus kemampuan dalam berkomunikasi agar apa yang Anda sampaikan saat perkuliahan dapat dengan mudah diterima oleh para mahasiswa.

Anda mungkin juga suka:
Macam-macam Jurusan di Sekolah Penerbangan Beserta Prospek Lulusannya

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai berbagai prospek kerja untuk para lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat.

Ternyata banyak sekali bukan bidang yang dapat digeluti oleh alumni jurusan Kesehatan Masyarakat? Jadi, Anda tidak perlu ragu untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang ini.

Bahkan, para profesional di bidang Kesehatan Masyarakat kabarnya memiliki penghasilan yang sangat menjanjikan. Bagaimana, tunggu apalagi? Ayo kuliah dan segera daftarkan diri Anda sebagai calon mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat.

Sumber:
fikes.unmuhpnk.ac.id
glints.com

0 Comments:


Top