Jumat, 02 November 2018

Lagi Pilih-pilih Jurusan Kuliah? Ini Dia 12 Prospek Kerja Psikologi yang Anda Perlu Tahu!

Yoadit.com - Jangan salah ya, psikologi itu bukan ilmu pembaca pikiran atau pembaca masa depan. Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku kejiwaan (psikis) manusia. Prospek kerja psikologi juga sangat luas, tidak terbatas pada profesi psikolog saja.

prospek kerja psikologi
sumber: id.dralexjimenez.com
Jurusan kuliah psikologi terbilang memiliki banyak peminat sehingga banyak pula perguruan tinggi yang membuka program studi ini.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua lulusan psikologi menjadi seorang psikolog atau dokter jiwa. Karena jurusan ini memiliki prospek kerja yang luas.

Psikologi termasuk dalam kategori ilmu sosial dengan pendalaman ilmu yang beragam, seperti psikologi sosial, psikologi klinis, psikologi industri, dan masih banyak lagi. Jadi, jangan salah nih sob, karena ilmu psikologi ternyata memiliki cakupan kerja yang luas.

Baca juga:
13 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Akuntansi

Pengertian Psikologi


Apa itu psikologi?

Psikologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu “psyche” yang artinya jiwa dan “logia” yang artinya ilmu. Jadi, pengertian psikologi secara etimologi berarti ilmu yang mempelajari tentang jiwa.

Sedangkan definisi psikologi menurut American Psychological Association ialah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari perilaku serta fungsi mental manusia secara ilmiah.

Sementara menurut seorang psikolog asal Jerman bernama Wilhelm Maximilian Wundt yang juga dikenal sebagai “bapak psikologi eksperimental”, psikologi dapat dipahami sebagai ilmu terapan yang mengamati bahwa kesadaran merupakan kumpulan berbagai bagian yang dapat diidentifikasi.

Bidang Kajian Ilmu Psikologi


Secara umum, materi yang akan dipelajari selama kuliah jurusan psikologi terdiri dari 4 bidang kajian, antara lain:

  • Psikologi perkembangan: Kajian tentang perkembangan individu manusia sejak lahir sampai tua, dan juga segala faktor yang mempengaruhinya.
  • Psikologi sosial: Kajian tentang mengamati pengaruh sosial terhadap individu dan interaksinya di dalam kelompok ataupun antar kelompok.
  • Psikologi kepribadian: Kajian tentang memahami tingkah laku individu manusia ketika beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
  • Psikologi kognitif: Kajian tentang persepsi, proses belajar dan kognisi lainnya dari manusia.


Secara umum, lama waktu mahasiswa menempuh studi psikologi adalah 8 semester atau 4 tahun. Contohnya saja di Universitas Indonesia, batas maksimal kuliah psikologi mahasiswa ialah 6 tahun atau satu setengah kali masa studi normal.

Cabang-cabang Ilmu pada Program Studi Psikologi


Beberapa cabang ilmu atau bidang studi dalam psikologi, antara lain:

  • Psikologi perkembangan: Fokus dalam memahami perkembangan manusia sejak dilahirkan sampai meninggal dunia.
  • Psikologi klinis: Fokus pada pemahaman dan solusi masalah psikologis, peningkatan kapasitas pribadi dan kemampuan penyesuaian diri.
  • Psikologi pendidikan: Fokus pada pengembangan ilmu psikologi dan penerapannya dalam lingkup pendidikan berbasis riset.
  • Psikologi sosial: Fokus pada pengkajian perilaku manusia dan pengaruhnya terhadap lingkungan sosialnya.
  • Psikologi industri dan organisasi: Fokus pada penerapan teori perilaku manusia di dalam organisasi atau perusahaan dengan tujuan meningkatkan produktivitas.
  • Metode riset dan penelitian: Fokus pada pengembangan metode yang tepat untuk meneliti gejala psikologis pada individu manusia.


Mahasiswa yang telah lulus program studi S1 Psikologi akan meraih gelar Sarjana Psikologi atau S.Psi.

Prospek Kerja Kuliah Jurusan Psikologi


Prospek kerja psikologi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang, antara lain:

  • Ahli intervensi sosial: Umumnya bekerja di pemerintahan atau organisasi sosial untuk menangani berbagai masalah yang terjadi di masyarakat.
  • Ahli psikometri: Umumnya bertugas membuat pengukuran psikologis manusia, misalnya mengukur motivasi, kebahagiaan, dan kejujuran.
  • Ahli riset: Biasanya bekerja dengan banyak data besar di dalam lembaga survei atau Badan Pusat Statistik.
  • Konsultan psikologi: Umumnya bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai penyedia layanan konsultasi di bidang psikologi.

Baca juga:
6 Jurusan Kuliah untuk Wanita yang Ingin Berpenghasilan Lebih Tinggi dari Pria

Peluang Kerja Lulusan Program Studi Psikologi


Lulusan psikologi, nantinya bakal kerja di mana?

Dalam memilih jurusan kuliah di perguruan tinggi, umumnya seseorang akan mencari tahu bagaimana peluang karir setelah lulus kuliah. Berikut ini beberapa peluang kerja yang bisa digeluti oleh para lulusan dari jurusan psikologi.

1. Psikolog


Seorang psikolog akan banyak dibutuhkan oleh instansi pemerintah maupun swasta untuk mengeluarkan hasil tes psikologi yang legal. Akan tetapi untuk bisa menjadi seorang psikolog profesional, Anda harus melanjutkan kuliah S2 untuk pendalaman mengenai psikologi klinis.

Nantinya, Anda tidak hanya dapat bekerja di lingkungan pemerintah maupun swasta, tapi juga menangani pasien dengan gangguan jiwa di rumah sakit. Atau membuka tempat praktik sendiri layaknya seorang dokter.

2. Psikoterapis


Psikoterapis dapat digambarkan sebagai dokter kejiwaan. Namun, profesi ini tidak terbatas hanya pada penanganan pasien yang mengalami gangguan kejiwaan.

Pasalnya, manusia secara umum merupakan mahluk sosial yang membutuhkan orang lain bahkan jasa psikoterapis guna menghadapi berbagai permasalahan sosial.

3. Human Resources Development (HRD)


HRD menjadi profesi yang paling sering digeluti oleh almuni jurusan psikologi. Sebab, setiap perusahaan hampir dipastikan membutuhkan tenaga kerja pada divisi ini, baik perusahaan besar ataupun perusahaan kecil.

Bahkan, tidak terbatas pada perusahaan swasta, tenaga kerja di bidang pengembangan sumber daya manusia juga sangat dibutuhkan di lingkungan insntansi pemerintah.

Beberapa tugas seorang HRD di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Mengelola operasional karyawan.
  • Mengelola gaji pegawai.
  • Rekrutmen karyawan.
  • Pengembangan organisasi dan performance management.
  • Serta training dan development untuk skill dan attitude karyawan.


4. Konsultan Karir


Peluang kerja lainnya dari lulusan psikologi ialah menjadi konsultan karir. Seorang konsultan karir akan berhadapan dengan para pencari kerja untuk membantu perencanaan, memilihkan profesi, serta memotivasi sesuai dengan keahlian dan kepribadian klien.

5. Guru BK (Bimbingan Konseling)


Jurusan psikologi juga memiliki prospek kerja menjadi guru BK. Sekarang ini, profesi guru BK sangat dibutuhkan di setiap sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Guru BK biasanya memiliki tugas kerja untuk memberikan bimbingan dan konseling kepada para siswa, mengenali potensi dan hambatan belajar siswa sehingga dapat membantu dalam memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

6. Dosen Psikologi


Nah, bila Anda ingin menjadi dosen psikologi maka harus melanjutkan ke jenjang S2 terlebih dahulu. Syarat minimal untuk menjadi dosen bagi lulusan psikologi ialah memiliki gelar S2 Magister Psikologi (M.Psi.).

Besaran gaji dosen umumnya dihitung berdasarkan banyaknya jam kuliah dan jumlah kelas yang diajarkan.

7. Penulis atau Penerjemah Buku-buku Psikologi


Lulusan psikologi juga dapat menjadi seorang penulis atau penerjemah buku. Profesi ini tentunya cocok untuk Anda yang suka menulis atau mengkaji literasi di bidang psikologi.

8. Motivator atau Trainer


Berprofesi sebagai motivator atau trainer juga dapat menjadi alternatif pekerjaan bagi para lulusan psikologi. Training yang diberikan biasanya terkait dengan motivasi dan pengembangan diri pada suatu kelompok ataupun organisasi.

9. Konselor


Konselor di suatu perusahaan maupun instansi biasanya berfungsi sebagai konseling untuk para pegawai. Selain itu, konselor juga banyak dibutuhkan di lembaga sekolah, kampus, LSM, dan NGO (Non Government Organization).

10. Market Researcher


Peneliti pasar (market researcher) menjadi profesi yang juga banyak digeluti oleh lulusan psikologi. Biasanya dipekerjakan di perusahaan maupun lembaga independen.

Deskripsi kerja profesi market researcher ialah mengumpulkan, serta menganalisa data dari kondisi pasar maupun perilaku konsumen.

11. Recruiter (Talent Acquisition Specialist)


Profesi ini sebenarnya bagian dari Human Resources Department dalam suatu perusahaan. Seorang recruiter juga dapat bekerja secara independen yang nantinya dikontrak oleh suatu perusahaan ketika mengadakan rekrutmen untuk para pegawai baru.

12. UX Analyst


Kalau profesi yang satu ini merupakan perkembangan dari psikologi dan teknologi informasi. Umumnya, mereka bekerja di perusahaan pengembang software yang tugasnya menganalisa perilaku konsumen ketika menggunakan produk atau layanan yang diluncurkan oleh pengembang.

Baca juga:
22 Jurusan Kuliah IPA yang Menjamin Masa Depan dan Banyak Dibutuhkan

Dari hasil analisa UX Analyst tersebut, para pengembang software akan melakukan perbaikan atau pembaharuan terhadap produk digital yang telah diluncurkannya.

Sekian informasi dari kami mengenai prospek kerja psikologi. Semoga dapat memberikan gambaran kepada Anda yang hendak melanjutkan kuliah ke program studi psikologi.

Sumber:
kampusunj.com


EmoticonEmoticon