Cara Mengendarai Motor Kopling Bagi Pemula Agar Cepat Lancar


Yoadit.com - Bagaimana cara mengendarai motor kopling bagi pemula? Banyak orang mengira sepeda motor kopling identik dengan motor-motor gede yang sporty dan terkesan mewah. Padahal, sebenarnya motor dengan sistem kopling manual sudah digunakan sejak pertama kali sepeda motor dibuat.

Cara Mengendarai Motor Kopling Bagi Pemula Agar Cepat Lancar
sumber: gilamotor.com
Meski sistem yang lebih canggih yakni motor matic sudah banyak digunakan oleh masyarakat, namun tidak sedikit pula yang masih meminati jenis motor kopling sehingga masih tetap diproduksi sampai saat ini.

Cara mengendarai motor kopling memang sedikit berbeda dengan motor bebek atau matic karena kita diharuskan menarik tuas kopling di beberapa kondisi.

Kedengarannya memang mudah, tapi bagi pemula yang belum pernah menaiki motor kopling tentu dapat menyulitkan. Oleh karena itu, kami akan sampaikan beberapa tips atau cara mengendarai motor kopling bagi pemula agar cepat lancar.

Baca juga: Tips Naik Sepeda Motor Bagi Wanita dan Ibu-ibu

Namun, sebelum kita melangkah ke pembahasan utama, ada baiknya kita ketahui dahulu apa fungsi kopling dan mengapa sepeda motor perlu dilengkapi kopling.

Fungsi Kopling pada Sepeda Motor


Kopling berfungsi sebagai gerbang antara mesin dan transmisi dengan tujuan untuk memutus dan menyambungkan tenaga mesin terhadap transmisi dan roda motor.

Ketika menghidupkan mesin, transmisi harusnya terbebas dari tenaga mesin supaya motor tetap diam meski mesin dalam kondisi berputar.

Ketika akan menjalankan motor, maka tenaga mesin harus dihubungkan dengan transmisi. Di situlah gunanya kopling sebagai pemutus dan penghubung tenaga mesin dengan transmisi.

Cara Mengendarai Motor Kopling dengan Mudah


Mengendarai motor kopling, tampaknya memang tidak begitu sulit. Tetapi bagi pemula yang baru belajar sepeda motor kopling tentu menjadi hal yang cukup merepotkan.

Umumnya, mesin akan langsung mati ketika pengendara motor kopling pemula hendak menjalankan motor dan melepas kopling. Penyebabnya ialah ketika kopling dilepas secara tiba-tiba, kondisi gas masih low atau RPM mesin masih rendah.

Berikut ini kami berikan langkah-langkah berkendara motor kopling yang tepat:

  • Pastikan motor dalam kondisi baik, termasuk standar dan kondisi bahan bakar cukup terisi untuk Anda kendarai.
  • Pastikan transmisi pada posisi Netral (N), motor akan sulit distarter saat masuk gigi transmisi.
  • Nyalakan mesin motor seperti biasa.
  • Tarik kopling, lalu masukkan transmisi ke gigi 1, dengan menekan menekan pedal transmisi ke arah depan.
  • Selanjutnya, lepas tuas kopling perlahan-lahan. Jika pelepasan tuas Anda tepat, maka motor akan bergerak maju meski tuas kopling belum terlepas sepenuhnya.
  • Tahan kopling jangan sampai lepas sepenuhnya, asalkan motor bergerak. Kemudian seimbangkan diri dan tarik gas perlahan sampai motor dapat berjalan dengan stabil.
  • Jika motor sudah berjalan stabil dan posisi tubuh Anda sudah seimbang, barulah Anda dapat memindah posisi ke gigi 2 dengan menarik tuas kopling terlebih dahulu, lalu naikkan pedal transmisi supaya pengendalian tetap stabil.
  • Pada motor kopling, posisi gigi 2 bukan ditekan ke depan, tetapi dinaikkan ke atas atau ditekan ke belakang. Dari posisi gigi 1, tekan pedal transmisi agak dalam ke belakang untuk berpindah ke gigi 2. Jika Anda menekan pedal transmisi sedikit saja maka transmisi akan pindah ke posisi Netral (N),
  • Gunakan gigi 2 saat Anda melintasi gang atau jalanan yang ramai. Gigi 2 memungkinkan Anda mengendarai motor dengan kecepatan di bawah 20 km/jam.
  • Anda boleh pindah ke gigi 3 apabila berada di jalan yang lebih lengang. Untuk memindahkan gigi ke posisi 3 dan seterusnya, tekan pedal transmisi ke belakang, sedangkan untuk menurunkan posisi gigi, tekan pedal transmisi ke depan.
  • Posisi gigi 3 dan seterusnya akan membuat Anda berkendara lebih cepat dan stabil saat berada di jalan yang lebih lengang.
  • Jangan lupa untuk menarik tuas kopling setiap akan menaikkan atau menurunkan posisi gigi transmisi.


Kesalahan-kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengendarai Motor Kopling


Beberapa hal yang perlu dihindari ketika mengendarai motor kopling, di antaranya:

  • Berpindah gigi transmisi tanpa menarik tuas kopling, karena akan membuat motor nyentak dan berisiko merusakn komponen transmisi.
  • Menarik gas terlalu saat awal motor akan berjalan sehingga RPM mesin terlalu tinggi.
  • Melepas tuas kopling secara mendadak. Tuas kopling harus dilepas secara perlahan agar mesin motor tidak mati saat akan berjalan.
  • Menggunakan gigi 3 atau 4 saat awal motor akan berjalan, karena RPM mesin terlalu rendah sehingga mesin dapat mati mendadak.

Jangan lewatkan: Macam Gambar Rambu Lalu Lintas Beserta Artinya

Bila Anda mengalami kesulitan ketika awal menjalankan motor, seperti mesin mendadak mati saat melepas kopling, hal ini bisa juga disebabkan karena idle RPM mesin terlalu kecil sehingga tidak kuat menggerakkan motor.

Cara mengatasinya dengan menarik gas sedikit sekitar 2000 RPM ketika akan menjalankan motor. Cara ini akan dapat menggerakkan motor tanpa tersengal-sengal, tetapi keseimbangan tubuh tetap harus dijaga.

Anda bisa mencari tempat berlatih motor kopling di mana saja, namun bila Anda masih pemula dan benar-benar awam lebih aman untuk belajar motor kopling di tempat terbuka yang agak sepi agar tidak ada gangguan dan keselamatan lebih terjaga.

Jika sudah lancar dan ingin meningkatkan kemampuan Anda mengendarai motor kopling, rute gan dan jalan sempit yang banyak polisi tidur dapat menjadi pilihan latihan yang tepat.

Langkah-langkah Mengendarai Motor Kopling Agar Cepat Lancar


Setidaknya ada 5 langkah yang perlu diperhatikan supaya pemula dapat mengendarai motor kopling dengan lebih lancar, antara lain:

1. Pahami Karakter Tenaga dan Torsi Motor


Kenali besaran tenaga dan torsi agar ketika melepas kopling motor tidak menghentak. Selain itu juga Anda akan dapat memindahkan gigi transmisi dengan lebih halus dan optimal.

2. Biasakan Melepas Kopling Secara Perlahan dan Halus


Melatih diri melepas kopling secara halus tanpa menambah gas akan berguna untuk dapat merasakan momentum gerak motor.

Saat take off atau pergerakan awal, sebaiknya memang tidak memakai throttle (gas) dahulu. Anda dapat melakukannya dengan melepas tuas kopling secara perlahan dan halus. Ulangi terus hingga Anda terbiasa merasakan momentum pergerakan motor kopling yang dikendarai.

3. Tambah Tarikan Gas Secara Bertahap


Jika momentum gerak sudah dipahami, mulailah untuk menambah kecepatan dengan menambah tarikan gas secara halus dan bertahap. Hindari menambah gas dengan spontan karena akan membuat motor kopling yang dikendarai menghentak-hentak.

4. Lakukan Perpindahan Gigi pada Titik Torsi


Dengan mengetahui torsi mesin dahulu, perpindahan gigi secara halus bisa dilakukan dengan mudah. Berpindah gigi tidak harus pada putaran mesin tinggi, tapi bisa dilakukan pada titik torsinya saja.

Perpindahan gigi pada putaran mesin tinggi dapat memperpendek usia komponen motor, dan boros bahan bahan bakar.

5. Jangan Hanya Mengandalkan Rem


Saat hendak berhenti, biasakan untuk menggunakan engine brake dan rem. Jadi, jangan hanya mengandalkan rem saja saat ingin memperlambat laju motor. Sesekali, gunakan juga engine brake pada kecepatan rendah dan pada putaran mesin rendah.

Lanjutkan membaca: Fitur Baru Google Maps Makin Memudahkan Pengendara Sepeda Motor Menuju Suatu Lokasi

Demikian tutorial cara mengendarai motor kopling untuk pemula agar lebih cepat lancar. Tetapi perhatikan safety ridding dan jangan kebut-kebutan yah! Rumah sakit jauh lho!

Sumber:
kumparan.com
www.autoexpose.org

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com