Hindari 5 Hal Ini Bila Ingin Aki Motor Tidak Cepat Tekor


Yoadit.com - Fungsi aki (Accu) pada kendaraan ialah menyuplai arus listrik terutama pada sistem starter untuk menyalakan mesin kendaraan. Saat menekan tombol starter untuk menghidupkan motor, aki secara otomatis menggerakkan motor starter.

Hindari 5 Hal Ini Bila Ingin Aki Motor Tidak Cepat Tekor
sumber: sumsel.tribunnews.com
Ketika aki soak atau tekor, arus listrik di dalam aki telah habis sehingga tidak dapat digunakan untuk menyalakan mesin dengan tombol starter. Solusinya ialah menggunakan kick starter.

Baca juga: 9 Cara Menghemat BBM Saat Bepergian Menggunakan Mobil Pribadi

Hal ini tentu cukup merepotkan, terlebih bagi pengguna motor matic karena harus menurunkan standar tengah untuk menyalakan mesin dengan kick starter. Oleh karena itu, penting untuk para pemilik kendaraan untuk merawat aki agar tidak cepat tekor lantaran harganya yang tidaklah murah.

Berikut ini kami sampaikan beberapa penyebab aki motor cepat soak/tekor yang bisa kita hindari supaya aki motor bisa lebih tahan lama.

1. Korsleting Pada Kelistrikan Motor


Hubungan singkat arus listrik atau korsleting merupakan kondisi dimana arus dari kutub positif baterai terhubung secara langsung ke arus negatif baterai dengan hambatan yang sangat kecil.

Seringkali, korsleting terjadi karena adanya salah satu rangkaian kelistrikan motor yang menyentuh massa atau body motor secara langsung.

Ketika salah satu rangkaian kelistrikan mengalami korsleting maka aliran arus listrik akan mengalir sangat deras karena hambatan yang kecil. Kondisi ini akan membuat kapasitas aki langsung drop. Alhasil, baterai akan menjadi drop, bahkan lebih buruk lagi bisa menimbulkan kebakaran.

Oleh sebab itu, korsleting listrik pada kendaraan harus dicegah yaitu dengan merawat kondisi fuse atau sekering secara rutin. Pastikan setiap rangkaian listrik pada kendaraan memiliki sekering sebagai pengaman.

2. Pemakaian Komponen Listrik yang Berlebihan


Bagi pengendara yang suka memodifikasi motornya, tentu tidak asing dengan lampu HID atau angle eyes lamp. Sinar yang cukup terang memang dihasilkan oleh lampu-lampu ini, tetapi juga memerlukan daya yang cukup besar.

Pemakaian komponen listrik yang berlebihan dapat mengakibatkan aki motor cepat habis, bahkan dapat menyebabkan kerusakan element aki apabila aki motor mengalami kondisi yang demikian.

Jangan lewatkan: Apa Fungsi Engine Mounting pada Mobil?

Selain lampu HID, pemakaian aksesoris lain yang membutuhkan daya listrik juga baiknya dihindari kecuali bila Anda mengganti baterai dengan daya kapasitas yang lebih besar.

3. Adanya Masalah pada Sistem Charging


Pengisian pada motor diatur oleh komponen yang bernama kiprok atau regulator. Rangkaian kelistrikan ini berfungsi untuk mengatur besarnya tegangan maksimal 15 volt.

Ketika terjadi kerusakan pada komponen kiprok, maka pengisian baterai akan berkurang sehingga listrik dari kiprok tidak kuat menanggung beban kelistrikan mesin. Alhasil, baterai harus menyuplai kekurangan listrik.

Kondisi ini akan menyebabkan tegangan baterai akan cepat habis karena tidak adanya suplai arus dari mesin sehingga accu atau aki menjadi cepat tekor.

Selain kiprok, komponen lain yang berpengaruh pada sistem pengisian motor adalah spul. Fungsi spul ialah menghasilkan tegangan listrik dari input putaran mesin.

Untuk memeriksa apakah terjadi kerusakan pada spul, kita perlu memakai test lamp atau multimeter. Caranya, cabut soket kiprok, lalu hubungkan kabel spul dengan test lamp serta ujung test lamp lain ke body motor.

Kemudian hidupkan sela motor, jika saat disela lampu tidak menyala maka kemungkinan spul mengalami kerusakan.

4. Usia Accu Sudah Bertahun-tahun


Accu yang tidak perlu perawatan atau Maintenance Free (MF) biasanya dapat digunakan antara 1 hingga 2 tahun. Kelemahan accu MF ialah ketika terjadi kerusakan maka kita tidka bisa mengganti air akinya.

Berbeda dengan aki regular yang jika terjadi soak, maka kita dapat mengganti airnya saja sehingga bisa dibilang lebih hemat.

Baterai yang lebih bagus lagi adalah aki kering, biasanya dapat berumur lebih lama yaitu hingga 4 tahun. Hanya saja harganya memang lebih mahal. Namun, tetap saja bila dipakai terus-menerus dan aki mengalami soak, maka harus diganti dan tidak dapat diperbaiki lagi.

5. Motor Tidak Digunakan Dalam Waktu Lama


Umumnya, pemilik kendaraan tidak melepas konektor baterai ketika motor tidak digunakan dalam waktu lama. Padahal, meski tidak dipakai atau kontak dalam kondisi off, aliran listrik tetap ada walau kecil.

Hal ini karena pada kabel dan konektor tetap terjadi aliran listrik dengan satuan mili volt meski tidak ada hubungan ke massa. Memang sih besarnya aliran tidaklah seberapa, tetapi bila tidak digunakan dalam waktu lama, tentu hilangnya juga bisa menjadi besar secara keseluruhan.

Lanjutkan membaca: Tips Naik Sepeda Motor Bagi Wanita dan Ibu-ibu

Itulah sejumlah penyebab aki cepat soak yang perlu dihindari oleh pemilik kendaraan. Dengan melakukan perawatan yang baik pada motor, tentu umur komponen-komponennya bisa lebih tahan lama sehingga biaya untuk penggantian suku cadang bisa menjadi lebih hemat.

sumber:
www.autoexpose.org

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com