Keuangan Anda Kebobolan? Ini Dia 20 Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boros!

Yoadit.comCara mengatur uang agar tidak boros penting untuk diketahui bila ingin keuangan Anda ter-manage dengan baik dan tidak kebobolan setiap bulannya.

Keuangan Anda Kebobolan? Ini Dia 20 Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boros!
sumber: www.happyfresh.id
Sebagian dari kita mungkin tidak menyadari telah melakukan pemborosan dalam hidup dikarenakan hal tersebut sudah melekat dan menjadi kebiasaan. Apabila hal ini terus dibiarkan, maka kebiasaan yang boros akan semakin sulit diubah dan dihilangkan.
Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin keuangan bulanan terus kebobolan, maka ada baiknya memperhatikan beberapa tips mengatur uang agar tidak boros yang akan kami ulas berikut ini!

1. Susun Anggaran Bulanan dan Terapkan Secara Bertahap


Ketika pemborosan terbiasa dilakukan, maka dapat dipastikan akan menimbulkan sejumlah masalah dalam anggaran keuangan. Berbagai pos yang terdapat dalam rencana keuangan tidak berjalan dengan lancar.

Oleh karena itu, mulailah untuk menyusun ulang terhadap anggaran keuangan. Terapkan sejumlah kebijakan dengan tujuan menghentikan pemborosan.

Memang, hal ini bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan perhitungan dan pertimbangan yang cermat agar anggaran bisa tepat sasaran. Perlu diingat pula, anggaran yang disusun haruslah masuk akal, jangan masukkan rencana penghematan yang mustahil untuk Anda lakukan.

Sesudah anggaran tersusun dengan baik, kemudian Anda dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Segala sesuatu memang sulit untuk diubah secara ekstrim, lakukan penghematan secara perlahan dan bertahap sehingga tidak berpengaruh besar pada aktivitas kita sehari-hari.

Untuk membuat Anda lebih bersemangat dalam melakukan penghematan, beri diri kita sendiri sebuah reward atas setiap pencapaian yang dilakukan pada anggaran tersebut.

2. Pantau dan Evaluasi Setiap Pengeluaran


Setelah anggaran disusun dan diterapkan, langkah berikutnya ialah melakukan pantauan dan evaluasi terhadap anggaran yang kita keluarkan. Luangkan waktu setidaknya sebulan sekali untuk melakukan evaluasi terhadap pengeluaran.

Dengan demikian, Anda akan mengetahui pos-pos mana saja yang memerlukan penyesuaian sehingga penghematan dapat berjalan dengan lancar.

3. Ketahui Penyebab Pemborosan dan Temukan Solusinya


Ada banyak hal yang dapat menyebabkan pemborosan pada keuangan. Hal ini juga tergantung pada kebiasaan orang tersebut. Sejumlah orang malah memanfaatkan waktu luang di luar jam kerja untuk berbelanja hanya demi mengusir kebosanan.

Padahal, akan lebih baik bila Anda mencari solusi untuk menghindari waktu luang yang membosankan tersebut dengan kegiatan yang lebih hemat dan bermanfaat. Lakukan berbagai hal yang dapat membantu Anda menghindari kegiatan yang memboroskan.

4. Bawa Selalu Catatan Kebutuhan Saat Belanja


Pemborosan seringkali terjadi karena Anda tidak dapat mengendalikan nafsu belanja. Seringkali kita lebih mengikuti keinginan semata daripada kebutuhan.

Untuk mengatasinya, usahakan selalu membawa catatan kebutuhan saat Anda berbelanja. Hindari membeli barang yang tidak ada di dalam daftar catatan tersebut.

5. Siapkan Uang Secukupnya


Cara mengatur uang agar tidak boros selanjutnya adalah dengan menghindari membawa uang tunai terlalu banyak di dompet Anda. Terutama saat berbelanja, siapkan dana sesuai dengan daftar kebutuhan yang telah Anda catat sebelumnya.

Hal ini sangat berguna untuk mengontrol diri karena biasanya ketika seseorang melihat isi dompet yang pas-pasan dapat mengurangi hasrat untuk berbelanja terlalu berlebihan.

6. Jangan Terlalu Sering Makan di Luar


Salah satu kegiatan yang dapat memboroskan keuangan adalah kebiasaan makan dan jajan di luar. Bisa dihitung, sekali makan di luar mungkin Anda bisa mengeluarkan uang antara Rp 30-100 ribu. Kalikan selama sebulan, tentu ada banyak dana yang harus dikeluarkan.

Padahal, dana makan di luar tersebut bisa Anda gunakan untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting. Bahkan bisa lebih baik lagi kalau uang tersebut ditabung.

7. Kurangi Nongkrong dan Jalan-jalan


Selain makan di luar, terlalu sering nongkrong dan jalan-jalan juga bisa menyebabkan pemborosan. Kurangi kebiasaan tersebut, atau pilihlah tempat-tempat nongkrong yang tidak terlalu memboroskan keuangan.

8. Biasakan Belanja Kebutuhan di Pasar Tradisional


Tempat belanja juga dapat menentukan jumlah uang yang dikeluarkan. Dibandingkan dengan pasar tradisional, harga barang kebutuhan di mall tentu jauh lebih mahal.

Mulailah untuk mengubah kebiasaan berbelanja di supermarket dengan belanja di pasar tradisional. Selain harganya lebih murah, Anda dapat menemukan barang kebutuhan yang masih segar dengan berbelanja di pasar tradisional.

9. Manfaatkan Promo dan Voucher Saat Berbelanja


Promo, diskon, dan voucher belanja merupakan salah satu upaya penghematan yang efektif dalam menekan pengeluaran agar tidak boros.

Manfaatkan barang-barang promo dan voucher belanja supaya anggaran pengeluaran Anda bisa lebih sehemat mungkin.

10. Belajar Membandingkan Harga


Ketika hendak membeli barang baru, biasakan untuk membandingkan harga terlebih dahulu. Cari toko yang menjual merek dan barang dengan kualitas sama namun harga yang paling murah. Sisa uang dari belanja tersebut tentu bisa Anda simpan untuk keperluan lainnya.

11. Lakukan Kebiasaan Baru yang Lebih Hemat


Jika ingin melakukan penghematan anggaran, mulailah untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan yang boros dengan kebiasaan baru yang lebih hemat. Misalnya, bila Anda sering menonton film di bioskop, mulailah mengubah kebiasaan tersebut dengan nonton televisi di rumah.

Atau jika Anda sering pergi makan di luar, mulailah untuk memasak sendiri di rumah. Dan masih banyak lagi berbagai kebiasaan yang boros bisa Anda ubah menjadi lebih hemat.

12. Gunakan Kartu Kredit Secara Bijak


Kartu kredit memang sangat memudahkan Anda dalam melakukan berbagai transaksi. Namun bila tidak menggunakannya dengan bijak, tagihan kartu kredit akan membengkak dan memboroskan pengeluaran Anda tiap bulannya karena harus membayar tagihan beserta bunga yang tidak sedikit jumlahnya.

13. Lunasi Tagihan Anda di Awal Bulan


Dengan membayar tagihan bulanan tepat waktu, Anda akan terhindar dari tambahan denda atas keterlambatan pembayaran. Ada baiknya membayar tagihan di awal bulan, agar uang yang harusnya disiapkan untuk membayar tagihan tidak terpakai untuk keperluan lain.

14. Catatlah Semua Pengeluaran dengan Jelas


Dengan mencatat semua pengeluaran akan membantu Anda dalam mengendalikan besarnya uang yang harus dikeluarkan. Seringkali kita kehabisan uang dan tidak tahu untuk apa saja uang tersebut dibelanjakan. Jangan-jangan untuk belanja berbagai barang yang tidak terlalu dibutuhkan.

15. Catat Pula Semua Sumber Pemasukan


Selain mencatat semua pengeluaran, mencatat pos pemasukan juga penting untuk dilakukan. Cara ini sangat berguna untuk mengetahui dari mana saja sumber-sumber pemasukan Anda.

Dengan mengetahui besarnya pengeluaran dan pemasukan, akan membuat Anda lebih bijak dalam menggunakan uang.

16. Hindari Kredit Barang-barang Konsumtif


Membeli barang konsumtif secara kredit akan membuat pengeluaran Anda semakin membengkak tiap bulannya. Memang nampaknya terasa ringan, tetapi barang kredit membebankan bunga yang besar.

Ada baiknya pembelian secara kredit hanya dilakukan untuk barang-barang yang sifatnya produktif. Barang produktif adalah barang yang fungsinya dapat menunjang pekerjaan maupun bisnis yang tengah Anda jalankan.

17. Paksakan Diri untuk Menabung


Tabungan memiliki manfaat besar yang bisa Anda rasakan di kemudian hari. Dana tabungan yang Anda miliki nantinya dapat digunakan sebagai dana darurat untuk keperluan mendadak. Sisihkanlah minimal 20% dari gaji atau pendatapan Anda untuk menabung setiap bulannya.

18. Mulailah Berinvestasi


Investasi sama pentingnya dengan dana tabungan. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk berinvestasi, misalnya dengan membeli properti, investasi emas, berinvestasi pada hobi, dan sebagainya.

19. Minta Dukungan Keluarga


Keluarga dapat menjadi motivasi terbesar seseorang untuk berusaha lebih keras dan giat. Ada kalanya ketika melakukan langkah-langkah penghematan, Anda berasa jenuh atau sulit mengendalikan nafsu belanja.

Ketika Anda sampai di titik ini, ingatlah keluarga atau coba ingat-ingat kembali niat awal Anda melakukan penghematan tersebut.

Berusahalah terus dan pantang menyerah agar upaya penghematan yang sedang dilakukan dapat berhasil dan memberi manfaat di kemudian hari.

20. Perbaiki Kelemahan dalam Keuangan Anda


Ketahui di pos mana saja anggaran selalu membengkak, kemudian buatlah rencana-rencana khusus untuk mencegah pembengkakan anggaran tersebut terulang kembali di kemudian hari.
Itulah 20 cara mengatur uang agar tidak boros yang bisa Anda coba terapkan langkah demi langkah. Berusaha dengan sungguh-sungguh, dan jangan mudah tergoda untuk belanja barang yang tidak terlalu Anda butuhkan.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan membantu kondisi keuangan Anda menjadi lebih sehat.

Sumber:
klubwanita.com
www.cermati.com

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com