Contoh Tabel Anggaran Belanja Rumah Tangga untuk Hidup Lebih Hemat

Yoadit.com – Merancang keuangan rumah tangga memang butuh banyak pertimbangan. Mulai dari berapa besarnya penghasilan dan pengeluaran, pinjam uang atau jual barang, bayar cicilan atau belanja kebutuhan, hingga bagaimana cara memangkas pengeluaran yang terlampau besar.

Bisa kita bayangkan, mengatur keuangan keluarga tentu lebih berat dibandingkan keuangan individu.

Namun, banyak cara untuk mengendalikan arus keuangan, kita bisa membuat tabel anggaran belanja rumah tangga yang fungsinya adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatkan pendapatan yang dibutuhkan dan mengevaluasi pengeluaran yang tidak terlalu dibutuhkan.

Cara Membuat Tabel Anggaran Belanja Rumah Tangga


Sebelum kita membuat tabel anggaran belanja rumah tangga, susun dahulu rincian biaya hidup yang perlu dikeluarkan setiap bulannya.

Secara umum, biaya hidup manusia terdiri dari 8 macam kebutuhan utama, antara lain:


  1. Tempat tinggal.
  2. Makan dan Minum.
  3. Pendidikan.
  4. Kesehatan.
  5. Transportasi.
  6. Komunikasi.
  7. Peralatan Elektronik dan Furniture.
  8. Dan Hiburan.


Masing-masing kebutuhan di atas juga memiliki rincian biaya terpisah yang dibedakan berdasarkan jumlah orang (single atau berkeluarga), prioritas kebutuhan (pokok, tambahan, atau mewah), dan status kepemilikan suatu barang (lunas atau kredit).

Berikut ini kami uraikan lebih lanjut mengenai masing-masing rincian dari biaya kebutuhan tersebut.

1. Tempat Tinggal


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan tempat tinggal, antara lain:
  • Cicilan KPR (bila belum lunas) per bulan.
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) per tahun.
  • Biaya sewa/kontrak rumah per bulan atau per tahun (bila masih mengontrak).
  • Biaya listrik.
  • Biaya PAM.
  • Iuran sampah.
  • Iuran bulanan lain berdasarkan ketentuan warga setempat.

2. Makan dan Minum


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan makan dan minum, antara lain:
  • Makan dan minum yang bersifat pokok (primer), seperti beras, lauk pauk, minyak goreng, gas, dan air minum.
  • Makan dan minum yang bersifat sekunder, yaitu produk-produk yang sifatnya dapat disimpan untuk beberapa kali pemakaian.
  • Makan dan minum yang bersifat tersier atau opsional, seperti makan di luar bareng keluarga, makan bersama klien, dan sebagainya.

3. Pendidikan


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan pendidikan, antara lain:
  • Biaya SPP sekolah per bulan, bila pembayaran dilakukan per semester maka dapat dibagi menjadi 6 bulan.
  • Biaya alat tulis dan seragam, termasuk buku pelajaran dan tas sekolah.
  • Biaya kegiatan sekolah, seperti mengerjakan tugas-tugas, biaya ujian/tes, biaya praktek, studi tur, dan sebagainya.
  • Biaya tambahan, seperti jam tambahan, les atau kursus, maupun kegiatan ekstrakulikuler.

4. Kesehatan


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan kesehatan, antara lain:
  • Biaya perawatan kesehatan rutin.
  • Biaya pengobatan tak terduga.
  • Biaya pembelian obat, nutrisi, atau produk suplemen.

Biaya pengobatan tidak terduga dapat diantisipasi dengan BPJS Kesehatan atau dengan bantuan asuransi. Namun, Anda juga perlu menyisakan dana cadangan untuk hal-hal tidak terduga yang mungkin dapat terjadi.

5. Transportasi


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan transportasi, antara lain:
  • Biaya cicilan kendaraan bermotor (bila belum lunas).
  • Pembelian bahan bakar.
  • Pembayaran pajak kendaraan.
  • Biaya Perawatan atau service kendaraan.
  • Pembelian perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, mencuci kendaraan, dan sebagainya.
  • Biaya tol untuk mobil.
  • Biaya parkir.
  • Biaya transportasi umum per hari (bila menggunakan kendaraan umum).

6. Komunikasi


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan komunikasi, antara lain:
  • Pembelian HP baru.
  • Biaya pulsa.
  • Biaya kuota internet.

7. Peralatan Elektronik dan Furniture


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan Peralatan Elektronik dan Furniture, antara lain:
  • Biaya cicilan barang elektronik (bila dibeli secara kredit).
  • Biaya pembelian barang elektronik (bila dibeli secara tunai).
  • Biaya perawatan/service.

8. Hiburan


Rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk hiburan, mencakup:
  • Biaya rekreasi, misalnya piknik atau berwisata, jalan-jalan ke mall, nonton bioskop, dan lain-lain.
  • Biaya kegiatan hobi, misalnya pembelian kaset atau download game, aktivitas olahraga, pembelian dan perawatan karya seni, maupun otomotif.

Meski hiburan termasuk kebutuhan yang sifatnya opsional, tapi tetap harus dimasukkan karena hiburan juga memiliki manfaat untuk kesehatan baik secara fisik maupun psikologis.

Contoh Tabel Anggaran Belanja Rumah Tangga


Dari uraian kebutuhan-kebutuhan utama di atas, Anda dapat membuat tabel anggaran belanja rumah tangga dengan contoh sebagai berikut:



Simak juga: 7 Langkah Cerdas Mengajukan Kredit Mobil Agar Cepat Disetujui

Dengan contoh tabel di atas, diharapkan Anda dapat mengawasi keuangan pribadi atau rumah tangga dengan lebih akurat dan sistematik sehingga penghematan dapat dilakukan secara efektif.

sumber:
www.kompasiana.com

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com