Hindari 5 Jenis Makanan Ini Bila Tidak Ingin Perut Menjadi ‘Buncit’


Yoadit.com - Terkadang ada saja orang yang menganggap sepele masalah perut buncit. Padahal perut buncit tidak hanya dapat mengganggu penampilan, tetapi juga menyebabkan berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.

Hindari 5 Jenis Makanan Ini Bila Tidak Ingin Perut Menjadi ‘Buncit’
sumber: hellosehat.com
Penyebab perut buncit bisa bermacam-macam, tetapi pola makan yang salah menjadi sebab utama mengapa seseorang mengalami perut buncit. Berikut ini kami bagikan jenis makanan apa saja yang dapat menyebabkan perut menjadi buncit.

Baca juga: Resep Menu Sarapan yang Baik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

1. Makanan Mengandung Lemak Jenuh Tinggi


Minyak, daging, dan olahannya merupakan jenis makanan yang mengandung lemak jenuh. Kita tetap boleh mengonsumsi lemak jenuh, tapi tetap dibatasi. Yaitu tidak lebih dari 5-6% dari kebutuhan kalori total harian.

Konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh secara berlebihan akan meningkatkan timbunan lemak dalam tubuh termasuk pada bagian perut, sehingga membuatnya jadi buncit.

Biasanya, makanan seperti sosis, nugget, ham, dan daging olahan lainnya cenderung memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Kadar lemak jenuh yang tidak sedikit juga terdapat pada makanan cepat saji, sebab banyak dari makan cepat saji yang diolah dengan cara di digoreng atau deep fried.

Sedangkan jenis lemak yang baik untuk tubuh ialah lemak tidak jenuh, yang banyak terdapat pada minyak zaitun, salmon, dan kacang-kacangan.

Sebagai alternatif untuk memasak, Anda dapat menggunakan minyak zaitun dan mulai beralih pada makanan ikan-ikan laut ketimbang mengonsumsi daging merah atau daging olahan yang mengadung kadar lemak jenuh tinggi.

2. Minuman Bersoda


Semakin banyak dan sering Anda mengonsumsi soda, semakin besar pula risiko perut Anda membuncit.

Tidak hanya risiko perut buncit saja, terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes mellitus tipe 2, dan berbagai masalah kesehatan pada gigi, seperti gigi keropos dan gigi berlubang.

3. Biji-bijian Olahan (Refined Grain)


Ditunjukkan oleh sebuah penelitian, bahwa mereka yang mengonsumsi jenis makanan biji-bijian utuh (whole grain) lebih banyak mengalami penurunan jumlah lemak di area perut bila dibandingkan yang mengonsumsi roti biasa dan nasi putih (refined grain).

Jenis biji-bijian yang belum diproses (whole grain) seperti padi, gandum, dan barley mengandung lebih banyak vitamin, mineral dan serat yang lengkap.

Sedangkan jenis makanan dari biji-bijian yang sudah diolah (refined grain) seperti tepung-tepungan, dan beras putih memiliki risiko lebih besar untuk membuat perut seseorang buncit.

4. Margarin


Jenis makanan yang dapat menyebabkan perut buncit berikutnya ialah yang mengandung lemak trans. Lemak trans adalah hasil sampingan pengolahan minyak dari bentuk cair ke bentuk padat, contohnya seperti margarin.

Lemak trans biasa dipakai dalam industri makanan cepat saji dan makanan ringan karena bisa menambah daya simpan dari makanan.

Tidak ada salahnya sebelum mengonsumsi makanan kemasan Anda cek dahulu komposisinya apakah mengandung lemak trans atau tidak. Selain margarin, shortening juga memiliki kandungan lemak trans sehingga perlu dihindari bila tidak ingin perut Anda jadi buncit.

5. Susu dan Produk Olahannya


Susu juga memiliki kontribusi dalam membentuk lemak di sekitar area perut. Khususnya pada susu yang memiliki banyak kandungan lemak seperti whole milk. Jenis susu kental manis mengandung gula yang tinggi sehingga dapat memicu penumpukan lemak yang dapat membuat perut buncit.

Bila ingin mengonsumsi susu, pilihlah jenis susu yang rendah lemak atau tanpa lemak. Misalnya, beberapa jenis susu yang berasal dari bahan kacang-kacangan seperti susu kedelai, susu almond, atau susu kacang mede.

Jangan lewatkan: 5 Makanan dan Minuman Pengusir Galau (Mood Booster)

Itulah beberapa jenis makanan yang dapat mengakibatkan perut cepat buncit. Ada baiknya untuk menghindari jenis-jenis makanan tersebut bila Anda ingin tubuh tetap ramping dan seksi.

sumber:
hellosehat.com

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com