12 Manfaat dan Efek Samping Buah Kurma Bagi Kesehatan


Yoadit.com - Buah kurma merupakan camilan asal Timur Tengah yang cukup populer di Indonesia. Apalagi saat Ramadhan tiba, sejak berbuka hingga waktu imsak, kurma menjadi sajian yang khas tersedia di atas meja.

Mungkin kita selama ini tahu bahwa kurma memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tetapi bagaimana dengan efek sampingnya? Apakah ada efek samping kurma bagi kesehatan?

Nah, posting berikut ini kami akan sedikit mengulas tentang manfaat dan efek samping buah kurma bagi kesehatan. Simak baik-baik ya!

Baca juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Bila Tidak Ingin Perut Menjadi ‘Buncit’

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh


12 Manfaat dan Efek Samping Buah Kurma Bagi Kesehatan
Beragam manfaat kesehatan buah kurma bisa kita dapatkan dari mengunsumsinya, mulai dari mencegah penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan otak.

Buah kurma merupakan sumber energi, serat, gula, serta berbagai vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh. Vitamin yang terkandung pada buah kurma di antaranya kalsium, zat besi, fosfor, natrium, kalium, magnesium, dan sulfur.

Sementara kandungan vitamin yang terdapat pada buah kurma di antaranya vitamin A, vitamin K vitamin B6, thiamin, riboflavin, niacin, dan folat.

Banyaknya kandungan nutrisi dalam buah kurma inilah yang membuatnya dapat memberi beragam manfaat bagi kesehatan.

Untuk lebih jelasnya lagi, berikut kami sampaikan apa saja manfaat buah kurma untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui!

1. Mencegah Penyakit Jantung


Di dalam buah kurma kaya kandungan berbagai phytochemical yang dapat membantu cegah penyakit jantung. Selain itu, kurma juga merupakan sumber potasium yang baik sehingga dapat mengurangi risiko stroke dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskuler lainnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rock W et al memberikan kesimpulan bahwa kurma memiliki efek menguntungkan pada stres oksidatif dan asam lemak jenuh.

2. Bantu Mengatasi Gangguan Usus


Kurma memiliki kandungan serat larut dan serat tidak larut. Selain itu juga banyak asam amino bermanfaat yang dapat menstimulasi proses pencernaan makanan dan memastikan makanan dapat dicerna lebih cepat melalui usus dan perut. Sehingga penyerapan nutrisi pada saluran pencernaan dapat berlangsung lebih baik.

3. Bantu Mengobati Diare Kronis


Sebuah artikel diterbitkan oleh Columbia University Medical Center yang menerangkan bahwa makanan dengan kandungan yang kaya potasium seperti kurma memiliki efek yang baik dalam melawan diare, serta membantu pencernaan dan meringankan sifat tak terduga dari diare kronis.

4. Bantu Meringankan Anemia


Kandungan nutrisi seperti zat besi banyak terdapat pada kurma. Seperti kita ketahui, anemia disebabkan karena kurangnya zat besi sehingga mengonsumsi kurma dapat membantu ringankan gejala anemia.

5. Meningkatkan Fungsi Organ Seksual


Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa kurma dan minyaknya dapat meningkatkan fungsi organ seksual.

Kadar estradiol dan flavonoid yang cukup tinggi dalam buah kurma membantu peningkatan jumlah sperma dan motilitas pada laki-laki. Di India juga pernah dilakukan penelitian yang menyatakan serbuk sari kurma telah digunakan sebagai obat infertilitas pria dalam pengobatan tradisional.

6. Bantu Mencegah Rabun Senja


Kondisi rabun senja pada seseorang sering dikaitkan dengan kurangnya asupan vitamin A. Sebuah artikel yang ditulis oleh HA Hajar Al Binali MD mengungkapkan bahwa kandungan vitamin A yang cukup tinggi pada kurma dapat membantu cegah kebutaan di malam hari atau rabun senja.

7. Mengurangi Risiko Kanker Colon


Prof Dr Jeremy PE Spencer et al pernah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma dapat membantu tingkatkan kesehatan usus dan memperlambat perkembangan kanker kolorektal.

Ditunjukkan pula dalam penelitian tersebut bahwa kurma menunjukkan aktivitas anti-tumor. Tetapi bagaimana mekanismenya belum diketahui secara pasti sehingga masih membutuhkan lebih banyak penelitian lagi.

8. Meningkatkan Kesehatan Tulang


Julie Garden-Robinson PhD LRD dari North Dakota University pernah mempublikasikan sebuah jurnal yang menyatakan kurma mengandung boron, yaitu salah satu nutrisi yang baik untuk menguatkan tulang.

Jangan lewatkan: 5 Makanan dan Minuman Pengusir Galau (Mood Booster)

Hasil studi yang diterbitkan dalam bentuk jurnal Food Science and Nutrition juga menunjukkan buah-buahan kering seperti kurma mengandung beragam mineral penting seperti fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium yang dapat memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

Di dalam kurma organik terkandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium yang memiliki peran dalam mengelola kesehatan tulang, khususnya pada manula.

9. Menjaga Berat Badan Secara Sehat


Disebutkan oleh USDA bahwa kurma kaya akan gula, protein, dan beberapa vitamin esensial yang baik sebagai asupan tambahan dalam program diet.

Kurma yang dikonsumsi bersama pasta mentimun dapat menjaga berat badan pada tingkat normal dan seimbang. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menujukkan konsumsi kurma dapat membantu peningkatan berat badan yang sehat.

Namun, untuk mendukung hasil penelitian ini masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lagi karena pada beberapa kasus juga tidak terjadi peningkatan berat badan terhadap sampel.

10. Meningkatkan Kesehatan Otak


Buah kurma merupakan sumber serat makanan yang baik dan kaya fenolat total serta antioksidan alami, seperti asam caffeic, asam ferulat, asam protocatechuic, dan anthocyanin. Kandungan senyawa polifenol tersebut mampu membantu dalam pengobatan penyakit alzheimer.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Musthafa Mohamed Essa Ph D menyimpulkan bahwa kurma memiliki manfaat melindungi otak dari peradangan dan stres oksidatif.

11. Mengatasi Sembelit


Pengobatan tradisional di Tunisia menggunakan kurma sebagai obat sembelit. Sebuah studi di tahun 2005 menunjukkan bahwa kurma memiliki kandungan serat makanan dan serat tak larut yang tinggi. Kandungan inilah yang dapat melancarkan pencernaan dan mengurangi gejala sembelit.

12. Sumber Energi yang Baik Bagi Tubuh


Gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa terkandung di dalam buah kurma. Kadar gula yang tinggi pada kurma memberikan asupan energi yang tinggi pula.

Di beberapa belahan dunia, banyak orang menjadikan kurma sebagai camilan di kala sore untuk membantu pulihkan tenaga dan mengatasi lesu. Hal ini pula yang menjadikan kurma sebagai makanan berbuka puasa yang baik saat bulan Ramadhan.

Efek Samping Memakan Kurma untuk Kesehatan


12 Manfaat dan Efek Samping Buah Kurma Bagi Kesehatan
Selain memiliki banyak manfaat, mengonsumsi kurma juga ternyata memiliki beberapa efek samping untuk kesehatan. Berikut kami sampaikan ulasannya:

1. Sulit Dicerna oleh Bayi


Tidak ada masalah bagi orang dewasa untuk mengonsumsi kurma. Tetapi ada baiknya jauhkan dari jangkauan bayi karena dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.

Daging buah kurma belum dapat dicerna dengan baik oleh bayi karena pencernaan mereka belum berkembang dengan sempurna. Selain dapat menyebabkan masalah pada usus, daging buah kurma yang masih sulit dikunyah juga dapat membuat bayi tersedak (kelolotan).

2. Dapat Memicu Ruam pada Kulit


Kandungan sulfit di dalam buah kurma dapat menjadi salah satu faktor pemicu ruam pada kulit, yaitu kondisi kemerahan dan gatal-gatal yang terjadi pada kulit.

3. Intoleransi Fruktosa


Kurma mengandung fruktosa yang tinggi sehingga tidak baik dikonsumsi oleh orang-orang yang mengalami kondisi tubuh sulit mencerna fruktosa.

Intoleransi fruktosa merupakan kondisi dimana proses pemecahan fruktosa sulit dilakukan oleh tubuh sehingga tidak dapat diserap dan menumpuk di dalam tubuh.

Perut kembung bergas, dan terasa sakit biasanya menjadi gejala dari kondisi intoleransi fruktosa setelah Anda memakan buah kurma.

4. Gangguan Pencernaan


Dalam beberapa kasus, buah kurma juga dapat menyebabkan sembelit, diare, dan perut bergas yang biasanya diakibatkan karena terlalu banyak mengonsumsi serat maupun intoleransi fruktosa.

5. Memicu Hiperkalemia


Hiperkalemia merupakan kondisi di mana kadar kalium terlalu tinggi dalam darah. Kurma memiliki kandungan kalium yang tinggi, ada baiknya untuk tidak mengonsumsi kurma secara berlebih terutama bagi Anda dengan kadar kalium dalam darah yang sudah tinggi.

Simak juga: Apakah Kopi Berbahaya Untuk Kesehatan?

Nah, itulah beberapa manfaat dan efek samping mengonsumsi kurma yang penting untuk kita ketahui. Meski memiliki banyak manfaat, tetap harus ingat untuk tidak memakannya secara berlebihan agar tidak menimbulkan efek samping yang dapat berbahaya bagi kesehatan.

sumber:
www.tribunnews.com
halosehat.com

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com