Mengenal Jurusan Budidaya Perikanan dan Prospek Kerjanya Setelah Lulus Sarjana


Yoadit.com - Buat kamu yang telah lulus SMA dan ingin melanjutkan jenjang ke perguruan tinggi, Jurusan Budidaya Perikanan / Perairan mungkin bisa menjadi referensi.

Posting berikut ini kami akan mengulas berbagai hal tentang Jurusan Budidaya Perairan dan prospek kerjanya setelah kamu lulus nanti. Yuk, kita simak ulasannya bersama-sama!

Jurusan Kuliah Budidaya Perikanan / Perairan

Mengenal Jurusan Budidaya Perikanan dan Prospek Kerjanya Setelah Lulus Sarjana
Jurusan Budidaya Perairan merupakan satu dari beberapa jurusan yang ada di dalam Fakultas Perikanan dan Kelautan. Tapi di beberapa kampus ada juga yang termasuk dalam Fakultas Pertanian.

Baca juga: 22 Jurusan Kuliah IPA yang Menjamin Masa Depan dan Banyak Dibutuhkan di Dunia Kerja

Tujuan Program Studi Budidaya Perairan


Di jurusan ini, kamu akan mempelajari tentang budidaya perikanan, baik ikan air tawar, air payau, dan air laut dengan tujuan nantinya dapat mengembangkan dan mengelola sektor perikanan agar produktifitasnya lebih berkembang pengelolaannya menjadi lebih efektif dan efisien.

Adapun tujuan dari Program Studi Budidaya Perikanan secara lebih rinci, antara lain sebagai berikut:
  • Mencetak lulusan Sarjana perikanan yang unggul dalam pengelolaan hatchery, berdaya saing tinggi dengan mengedepankan kearifan lokal.
  • Menghasilkan lulusan dengan jiwa kemandirian yang tinggi.
  • Menghasilkan lulusan yang mampu memecahkan permasalahan dalam budidaya perikanan dengan menerapkan kaidah-kaidah ilmiah.

Profil dan Kompetensi Lulusan Sarjana Budidaya Perikanan


Profil lulusan Program Studi Budidaya Perikanan adalah mampu menguasai dan menerapkan keilmuan maupun teknologi, serta me-manajemen dan mengembangkan kemampuan wirausaha dalam bidang budidaya perikanan yang berkelanjutan sesuai dengan potensi yang ada di daerah.

Mata Kuliah yang Ditempuh dalam Jurusan Budidaya Perikanan


Berikut ini adalah sebaran daftar mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa Budidaya Perairan mulai dari mata kuliah wajib, semester satu, hingga semestar 8.

Mata Kuliah Wajib:
  • Bioteknologi Akuakultur
  • Manajemen Kesehatan Ikan
  • Pengembangan Industri dan Budidaya Perikanan
  • Pengembangan Pakan Ikan Alternatif

Mata Kuliah Smt 1:
  • Bahasa Inggris
  • Biologi Dasar
  • Dasar-dasar Manajemen
  • Fisika Dasar
  • Kimia Anorganik
  • Matematika Dasar
  • Pengantar Ilmu Ekonomi
  • Pengantar Ilmu Perikanan

Mata Kuliah Smt 2:
  • Bahasa Indonesia
  • Avertebrata Air
  • Iktiologi
  • Kimia Organik
  • Mikrobiologi Akuatik
  • Renang
  • Statistika 

Mata Kuliah Smt 3:
  • Jati Diri
  • Aplikasi Komputer dan Pengolahan Data
  • Biokimia
  • Biologi Perikanan
  • Ekologi Perairan
  • Pengantar Ilmu Penangkapan Ikan
  • Dasar-dasar Budidaya Perairan

Mata Kuliah Smt 4:
  • Agama
  • Dasar-dasar Oseanografi
  • Fisiologi Hewan Akuatik
  • Hukum dan Peraturan Perikanan
  • Kewirausahaan
  • Limnologi
  • Akuariologi

Mata Kuliah Smt 5:
  • Pancasila
  • Biologi Laut
  • Manajemen Kualitas Air
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Nutrisi Ikan
  • Parasit dan Penyakit Ikan
  • Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 

Mata Kuliah Smt 6:
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Metoda Ilmiah
  • Rancangan Percobaan
  • Budidaya Perairan Tawar
  • Genetika dan Pemuliaan Ikan
  • Rekayasa Akuakultur 

Mata Kuliah Smt 7:
  • Etika Perikanan dan Kelautan
  • Bioteknologi Reproduksi Ikan
  • Manajemen dan Teknologi Pembenihan
  • Manajemen Pemberian Pakan
  • Budidaya Payau dan Laut

Mata Kuliah Smt 8:
  • Kuliah Kerja Nyata
  • Kerja Praktek
  • Pendadaran
  • Seminar
  • Skripsi

Jangan lewatkan: 16 Jurusan yang Sedikit Peminat Tapi Peluang Kerja Besar di Indonesia

Apa Saja yang Dipelajari Jurusan Budidaya Perikanan?


Akuariologi:
  • Pengantar dan sejarah akuarium.
  • Teknik-teknik dan bahan-bahan dasar akuarium.
  • Metabolisme dan produk-produk eksresi serta kaitannya dengan kualitas air.
  • Teknik filtrasi, oksigenasi, termoregulasi, pencahayaan, desinfeksi/bakterisida dan dekorasi.
  • Karantina, aklimatasi dan demografi.
  • Pemupukan dan tumbuhan air.
  • Pakan dan gizi.
  • Penyakit dan parasit.

Bioteknologi Akuakultur:
  • Metode-metode baru dalam manajemen air kolam dengan menggunakan mikroba-mikroba yang mempercepat proses penguraian hasil ekskresi.
  • Teknik-teknik diploidi, poliploidi, Androgenesis dan lain-lain.
  • Perkembangan bioteknologi dalam pengolahan pakan.

Bioteknologi Reproduksi Ikan:
  • Penerapan bioteknologi reproduksi ikan dalam arti luas.
  • Siklus reproduksi ikan tropis dan subtropis.
  • Hormon-hormon reproduksi hipothalamus-hipofisia-gonad.
  • Manipulasi lingkungan dan perkembangan gonad.
  • Introduksi hormon eksogen perangsang, perkembangan gonad dan pemijahan.
  • Manipulasi pemijahan di lingkungan terkontrol, manajemen induk.

Dasar-dasar Budidaya:
  • Pengertian dan ruang lingkup budidaya perikanan, pemilihan lokasi budidaya dan persyaratan budidaya perikanan, pemilihan jenis biota dan tumbuhan air yang dibudidayakan dan prospek pengembangan budidaya.

Genetika dan Pemuliaan Ikan:
  • Pengertian dan ruang lingkup mengenai ilmu genetika sebagai dasar pemuliaan.
  • Peranan pemuliaan ikan dalam peningkatan hasil budidaya perikanan dan produksi benih.
  • Prinsip-prinsip dan metode pemuliaan ikan, rekayasa dan konservasi gen.

Manajemen dan Teknologi Pembenihan:
  • Penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam proses dan produksi pembenihan.
  • Perancangan proses produksi dan pemilihan teknologi pembenihan ikan.
  • Intensitas penggunaan dan penyediaan sarana produksi, penjadwalan serta pengawasan, penerapan teknologi dan proses produksi benih.

Manajemen Kesehatan Ikan:
  • Membahas penerapan prinsip-prinsip manajemen pada kesehatan ikan.
  • Kontrol biosekuritas.
  • Restriksi propagasi parasit dan organisme patogen.
  • Kontrol perbatasan dan karantina. 

Manajemen Pemberian Pakan:
  • Konsep dasar manajemen pemberian pakan ikan pada berbagai sistem budidaya perairan. 
  • Program dan teknik pemberian pakan yang sesuai dengan kebutuhan ikan dan kondisi lingkungan/daya dukung lingkungan.

Nutrisi Ikan:
  • Dasar-dasar dan penerapan ilmu nutrisi mencakup fungsi, metabolisme dan kebutuhan nutrisi ikan.
  • Dipelajari juga kualitas nutritive bahan pangan berdasarkan evaluasi fisik, kimia dan biologi.
  • Proses pencernaan dan penyerapan nutrien serta hubungan nutrisi dan pertumbuhan.

Parasit dan Penyakit Ikan:
  • Kondisi ekologis penyebab timbulnya penyakit.
  • Penyakit malnutrisi.
  • Penyakit infeksi dan non infeksi.
  • Dasar-dasar mikrobiologi.
  • Identifikasi penyakit ikan.
  • Sistem pertahanan tubuh dan immunologi serta teknik pengendalian penyakit dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan.

Pengantar Teknologi Hasil Perikanan:
  • Mempelajari tentang pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan.
  • Nilai gizi.
  • Proses kemunduran mutu.
  • Cara-cara pengujian dan prinsip dari berbagai cara pengolahan hasil perikanan seperti penggaraman, pengeringan, pengasapan, fermentasi, pendinginan, pembekuan dan pengalengan. 

Pengembangan Industri Perikanan Budidaya:
  • Pengembangan aquabisnis dan aquaindustri.
  • Identifikasi dan kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan.
  • Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya, sarana prasarana, dan teknologi.
  • SDM untuk meningkatkan produktifitas dan peranan budidaya perairan tawar, payau dan laut. 

Pengembangan Pakan Ikan Alternatif:
  • Membahas berbagai kemungkinan pengembangan pakan ikan. Substitusi sumber-sumber pakan.
  • Pengembangan teknik-teknik baru dalam pembuatan dan distribusi pakan.
  • Penilaian daya guna dan hasil guna pakan alternatif. 

Budidaya Perairan  Tawar:
  • Mempelajari berbagai sistem dan teknologi usaha peningkatan produksi budidaya perairan tawar.
  • Peranan dan fungsi manajemen, perencanaan produksi, organisasi dan pengendalian proses produksi. 

Budidaya Payau dan Laut:
  • Mempelajari berbagai sistem dan teknologi usaha peningkatan produksi budidaya perairan payau dan laut.
  • Peranan dan fungsi manajemen, perencanaan produksi, organisasi dan pengendalian proses produksi.

Rekayasa Akuakultur:
  • Konsep perencanaan dan konstruksi perwadahan budidaya ikan.
  • Evaluasi hidrotopografis, tekstur tanah, ketersediaan sumber air calon lahan budidaya ikan.
  • Rancang bangun tata letak wadah dan sistem irigasi dan bangunan air.

Masa Studi Jurusan Budidaya Perikanan


Umumnya, masa studi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan selama 1,5 dikali jumlah semester sesuai kurikulum. Apabila melebihi dan mahasiswa tersebut belum lulus, maka kemungkinan bisa dikeluarkan oleh Rektor.

Mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan dapat dinyatakan lulus jika sudah menempuh minimal 144 SKS dengan Index Prestasi minimal 2,00, maksimal 5 nilai D, dan tanpa adanya nilai E.

Prospek Kerja Jurusan Budidaya Perikanan / Perairan


Dalam memiilih jurusan kuliah, prospek kerja juga menjadi salah satu faktor yang penting untuk dipertimbangkan. Adapun prospek atau peluang kerja Jurusan Budidaya Perikanan, di antaranya sebagai berikut:

1. Bekerja di Lembaga Budidaya Ikan


Prospek kerja Jurusan Budidaya Perairan dapat bekerja di lembaga atau perusahaan budidaya ikan. Perlu diketahui, sekarang ini sudah banyak perusahaan kecil hingga perusahaan besar yang mengembangkan usaha di bidang perikanan dan hasil laut.

Simak juga: Prospek Kerja Jurusan Aktuaria Di Masa Depan

Di dalam budidaya perikanan tidak terbatas pada budidaya ikan saja, tapi juga budidaya udang, ikan hias, lele, dan juga mutiara. Bahkan, pembudidayaan untuk komoditas tersebut sudah meluas hingga skala internasional.

2. Menjadi PNS di Dinas atau Kementerian


Menjadi PNS atau ASN merupakan prospek kerja Jurusan Budidaya Perikanan yang selanjutnya. Seperti kita ketahui, PNS merupakan pekerjaan yang diburu banyak orang.

Namun, Calon PNS dengan kualifikasi Sarjana Perikanan dan Kelautan masih cukup jarang sehingga ketika ada pendaftaran CPNS yang mensyaratkan bidang ini, kamu memiliki peluang yang besar.

Biasanya, Jurusan Budidaya Perikanan bisa mendaftar sebagai CPNS di Dinas atau Kementerian yang berhubungan dengan Pertanian, Perikanan, ataupun Kelautan.

3. Berwirausaha


Bekal ilmu di bidang budidaya dan pengelolaan ikan maupun hasil laut lainnya bisa kamu manfaatkan untuk membangun usaha. Ada banyak usaha yang bisa kamu coba tekuni, mulai dari budidaya ikan, lele, bandeng, udang, lobster, dan masih banyak lagi.

4. Menjadi Akademisi atau Dosen


Prospek kerja Budidaya Perairan juga bisa menjadi seorang akademisi ataupun staff pengajar / dosen di perguruan tinggi. Akan tetapi, untuk menjadi dosen di perguruan tinggi kamu perlu melanjutkan terlebih dahulu ke jenjang pasca sarjana.

5. Bekerja di Sektor lain


Selain bekerja di lembaga atau perusahaan budidaya perikanan, menjadi PNS, dan Akademisi, lulusan Budidaya Perikanan juga dapat bekerja di sektor lain.

Mengingat banyaknya bekal ilmu yang kamu miliki, banyak juga lho perusahaan dan industri yang membutuhkan tenaga kerja di bidang pembudidayaan.

Penutup


Luasnya negara Indonesia yang sebagian besar wilayahnya adalah lautan, menjadikan lulusan Budidaya Perairan / Perikanan memiliki prospek yang bagus di masa depan.

Apalagi, Jurusan Budidaya Perikanan memang belum terlalu banyak diminati calon mahasiswa sehingga persaingan pun juga tidak sesulit dibandingkan jurusan lain yang cenderung mainstream.

Seorang lulusan Budidaya Perikanan diharapkan memiliki kemampuan dan penguasaan ilmu terkait pembudidayaan ikan dan biota laut yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan industri.

Prospek kerjanya pun sangat menjanjikan dan gaji yang besar dapat diperoleh dengan mudah jika kamu menempati suatu jabatan di intansi maupun perusahaan.
Semoga dengan adanya ulasan tentang perkuliahan dan prospek kerja Jurusan Budidaya Perairan di atas dapat menambah referensi kamu dalam memilih jurusan kuliah yang sesuai minat serta memiliki prospek kerja menjanjikan di masa depan.

Sumber: www.faktakampus.com | fpik.unsoed.ac.id

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com