Mengapa Orang Mudah Menyebarkan HOAX?


Yoadit.com - Akhir-akhir ini banyak hoax atau berita bohong yang dapat kita temukan dengan mudah di berbagai media sosial maupun broadcast messenger. Mulai dari hoax tentang agama, kesehatan, hingga persoalan politik.

Mengapa Orang Mudah Menyebarkan HOAX?
via senentangnews.com
Lantas, mengapa berita hoax begitu mudah menyebar dibandingkan dengan berita-berita nyata atau berita lainnya? Apa yang menjadi alasan orang begitu mudah menyebarkan berita hoax? Mari kita cari tahu bersama.
Disebutkan dalam New York Times, hoax seringkali dibumbui dengan judul boombastis dan clickbait sehingga menarik perhatian orang hanya dengan melihat judul tersebut tanpa melihat isi atau kebenaran dari informasi tersebut.

Hoax bisa dikatakan sebagai “virus digital” yang mudah menjadi viral dan dipercaya banyak orang. Salah satu penyebab mudahnya penyebaran hoax dikarenakan begitu banyaknya informasi yang muncul di media sosial, serta terbatasnya perhatian manusia terhadap “kebenaran sebuah fakta”.

Dalam suatu penelitian menyebutkan bahwa sekarang ini orang-orang cenderung mengalami bias informasi. Pasalnya, sebagian besar orang hanya memperhatikan atau menyebarkan informasi yang sesuai dengan yang Ia percaya atau Ia sukai. Padahal, informasi tersebut kebenarannya masih belum dapat dipastikan.

Selain itu, kebanyakan orang juga cenderung tidak terlalu peduli dengan kredibilitas dari sumber berita. Misalnya, sebuah berita yang berasal dari situs dengan kaidah jurnalistik yang tidak jelas, tapi tetap saja mereka percayai sebagai sumber berita yang kompeten.

5 Alasan Orang Sebarkan Hoax di Medsos dan WhatsApp


Padahal, ancaman serius sudah diterapkan bagi penyebar hoax. Mulai dari pemblokiran akun hingga ancaman pidana, tetapi penyebaran hoax tetap saja masih sangat banyak meski sudah sedikit berkurang.
Ternyata ada sejumlah alasan yang menjadi penyebab orang menyebarkan hoax, antara lain:

1. Sekadar Mengikuti Tren


Sebagian orang yang menyebarkan hoax beralasan karena semakin banyak dibicarakan dan makin banyak dibagikan, maka akan semakin viral informasi tersebut.

Hal ini seolah menjadi tren dan diikuti oleh banyak orang sehingga mereka ikut pula menyebarkannya karena tidak ingin dianggap kurang up-to-date.

2. Senang Berbagi Tapi Malas Membaca


Sebagian orang lain beralasan memang gemar berbagi informasi karena menjadi kegiatan yang menyenangkan. Media sosial dianggap sebagai tempat untuk mereka bebas berekspresi dan menjadi diri sendiri.

Sayangnya mereka hanya sebatas senang berbagi tanpa diimbangi dengan minat membaca yang tinggi sehingga informasi yang didapat langsung begitu saja disebarkan tanpa membaca dan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.

3. Senang Mencari Sensasi


Alasan berikutnya karena ketika menemukan sesuatu yang menghebohkan, banyak orang yang membagikan suatu postingan secara refleks tanpa mencari tahu keabsahan dan keaslian dari berita tersebut. Mereka senang cari sensasi dengan membagikan berita yang terlihat begitu heboh.

Bahkan, beberapa dari mereka menyadari bahwa informasi tersebut adalah HOAX, tetapi tetap membagikannya demi sensasi, popularitas dan kepuasan diri sendiri.

4. Bangga Menjadi yang Pertama Menyebarkannya


Sebagian orang juga beralasan ada suatu kebanggaan tersendiri ketika menjadi orang yang pertama kali menyebarkan suatu informasi di media sosial.

Alasan ini pula yang menyebabkan banyak pengguna media sosial tidak mempedulikan apakah informasi yang disebarkan tersebut fakta atau hoax.

5. Tidak Tahu Apa itu Hoax


Alasan yang terakhir, ternyata ada juga sebagian orang yang masih belum memahami apa itu hoax. Mereka hanya ingin membagikan suatu informasi karena tertarik dengan judul, foto, atau isi informasinya saja tanpa tahu kebenaran dari informasi tersebut.
Itulah sejumlah alasan mengapa hoax begitu mudah menyebar. Padahal, hoax dapat berpotensi menjadi sesuatu yang membahayakan tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga orang lain yang mendapatkannya sehingga ada ancaman hukum yang diberlakukan bagi para penyebar hoax.

Oleh karena itu, mulai sekarang bijaklah dalam menggunakan sosial media. Lindungi diri dan lingkungan Anda dari ancaman hoax yang berbahaya.

Sumber: jalantikus.com

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yoadit.com